Menerawang Potensi Properti Cawang Pasca-Rampungnya LRT

Pembangunan infrastruktur akan mendongkrak harga lahan dan properti. Kenaikannya bisa mencapai 15% - 20% per tahun dalam jangka panjang.

apartemen-signature park - cawang - rumahhokie-by-anto-erawan-xiaomi-dok

RumahHokie.com (Jakarta) – Proyek LRT (light rail transit) diprediksi akan mengangkat potensi properti di sekitar Cawang. Pasalnya, kawasan ini menjadi titik yang menghubungkan lajur Dukuh Atas, Bekasi, dan Cibubur.

Keberadaaan Stasiun LRT Cawang yang berdekatan dengan stasiun Cawang, akan melengkapi infrastruktur transportasi yang sudah ada seperti busway koridor 9 (Pinang Ranti – Pluit) dan Tol Dalam Kota MT Haryono – Gatot Subroto yang melintas stasiun ini. Terlebih, saat ini tengah dibangun tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu).

Director Head of Research and Consultancy Savills Indonesia, Anton Sitorus mengatakan, pembangunan infrastruktur akan mengerek harga lahan dan properti.

“Keberadaan infrastruktur seperti LRT akan mendorong terbukanya aksesibilitas dan mendorong kenaikan harga tanah dan properti, rata-rata bisa 15%-20% per tahun dalam jangka panjang,” kata Anton.

Proyek properti yang berada di sekitar lintasan awal hingga akhir LRT akan dapat lebih berkembang, imbuhnya, apalagi progres pembangunan LRT lebih cepat.

Berkah buat Proyek Properti
Menurut Nio Yantony, Direktur Utama PT Pikko Land Development, Tbk. mengatakan, dengan adanya pengembangan LRT di stasiun Cawang, transportasi sekitar Jakarta dipastikan lebih nyaman.

“Sebagai titik awal perjalanan ketiga trase LRT di Jakarta, aktivitas ekonomi di sekitar Cawang dipastikan meningkat sekaligus jadi sentimen positif bagi industri dan pertumbuhan investasi properti,” kata Yantony.

Dia menambahkan, sebelum proyek LRT Cawang mulai dioperasikan pada akhir 2017, para pemilik unit apartemen di menara The Green Signature, MT Haryono, telah dapat menempatinya mulai Juni 2017. Sedangkan unit menara The Light mulai diserahkan pada Desember 2016.

“Dekat dengan akses LRT, konsep one stop living yang diusung Signature Park Grande makin representatif sebagai hunian, karena lokasinya strategis dan dekat dengan pusat perkantoran, pendidikan, kesehatan, dan hiburan.

Apartemen Signature Park Grande merupakan kawasan pengembangan terintegrasi yang terdiri dengan dua menara, yaitu The Light dan Green Signature dengan total 2.500 unit. Setiap menara memiliki tiga tipe unit (1 BR, 2 BR, dan 3 BR) dan dipasarkan dengan harga Rp700 jutaan – Rp1,6 miliaran.

Di lahan seluas 4,4 hektar ini, PT KSO Fortuna Indonesia—anak usaha PT Pikko Land Development, Tbk dengan PJM Group—juga mengembangkan Pusat bisnis dan komersial tiga lantai seperti restoran Alfresco serta lifestyle center yang dipasarkan Rp3,3 miliar – Rp6,7 miliar untuk luas 44 m2 – 90 m2.

Rampung di 2019
Sementara itu, Direktur PT Adhi Karya Tbk, Pundjung Setya Brata mengatakan, pembangunan LRT hingga masih sesuai jadwal.

“Perkembangan pembangunan tiga lintasan LRT kini sudah mencapai 10%. Kami optimistis dapat mencapai target,” urai Pundjung. “Khusus lintasan Cawang-Cibubur, perkembangannya hingga pertengahan September 2016 sudah lebih dari 10%.”

Pada tahap pertama, Adhi Karya membangun tiga lintasan (trase). Pertama, Koridor Cawang – Cibubur sepanjang 14,3 kilometer. Kedua, koridor Cawang – Bekasi Timur (18,3 KM). Koridor Ketiga Cawang – Dukuh Atas (10,5 KM).

Pada tahap dua, Adhi Karya membangun tiga koridor sepanjang 41,5 km, yaitu Bogor – Cibubur, Dukuh Atas – Senayan, dan Palmerah – Grogol. Ketiga lintasan itu ditargetkan beroperasi penuh pada 2019.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda