Menteri Sosial Resmikan Pembangunan Ability Hub di Metland Cibitung

Ability Hub di Metland Cibitung merupakan wadah bagi penyandang disabilitas agar dapat menyalurkan keterampilannya memproduksi barang kerajinan dan konsumsi serta memasarkannya.

peletakan-batu-pertama-ability-hub-metland-cibitung-menteri-sosial-ri-by-anto-erawan-rumahhokie-dok
Peletakan batu pertama Ability Hub Metland Cibitung dilakukan Menteri Sosial, Juliari P. Batubara. (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Cibitung) – Melalui Yayasan Metropolitan Peduli (YMP), PT Metropolitan Land, Tbk (Metland) memfasilitasi penyandang disabilitas dengan membangun Ability Hub, sebuah kompleks workshop mini di Metland Cibitung.

Pembangunan proyek CSR (corporate social responsibility) yang dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter ini ditandai dengan acara groundbreaking yang diresmikan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Juliari P. Batubara, Senin (16/12/2019).

Baca Juga: Menhub Resmikan Stasiun KRL Metland Telaga Murni Cibitung

Thomas J. Angfendy, Presiden Direktur PT Metropolitan Land, Tbk. menuturkan, Ability Hub merupakan wadah bagi penyandang disabilitas agar dapat menyalurkan keterampilannya memproduksi barang kerajinan dan konsumsi serta memasarkannya.

Menurutnya, semua warga negara termasuk para penyandang disabilitas memiliki hak dan kedudukan yang sama di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, walaupun para disabilitas mempunyai keterbatasan fisik, hal itu bukanlah hambatan untuk berkarya.

“Dengan memberikan bekal keterampilan usaha dan manajemen, kita bisa membantu penyandang disabilitas untuk dapat menghidupi dirinya sendiri, tanpa harus bergantung pada orang lain,” papar Thomas J. Angfendy.

Baca Juga: MTLA Tetap Optimistis Capai Target Meski Pertumbuhan Melandai

Sementara itu, Juliari P. Batubara mengatakan, pembangunan Ability Hub yang dilakukan Metland ini merupakan penjabaran dua dari lima prioritas pembangunan nasional.

“Hal pertama adalah pembangunan infrastruktur. Kedua, pembangunan SDM (sumber daya manusia) yang unggul,” kata Juliari dalam kata sambutannya.

Ability Hub merupakan salah satu kontribusi Metland dalam kegiatan Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) 2019. Melalui program ini juga, Metland turut mendukung para penyandang disabilitas dalam lingkup akses pemasaran untuk barang-barang yang telah diproduksi seperti menjalin kerjasama dengan berbagai marketing channel, mengikuti pameran dan eksibisi, serta bekerjasama dengan badan sosial internasional.

Selain itu, pelaku usaha difabel dapat menggunakan lokasi usaha yang disediakan oleh Metland secara cuma-cuma, atau tanpa dikenakan biaya sewa.

Tumbuhkan Semangat Entrepreneurship
Pada kesempatan yang sama, Nanda Widya, Komisaris Metland menjelaskan, di atas lahan 5.000 meter persegi ini, pihaknya akan membangun 12 workshop serta showroom untuk menggelar pameran produk kerajinan.

“Intinya, pembangunan Ability Hub ini dilakukan untuk menumbuhkan semangat entrepreneurship di kalangan para penyandang disabilitas,” kata Nanda Widya yang enggan membeberkan nilai investasi Ability Hub kepada awak media.

Menurutnya, hal yang paling penting adalah bagaimana memasarkan produk-produk kerajinan penyandang disabilitas. Untuk itu, Metland akan menyalurkan produk-produk tersebut untuk dipasarkan dia tiga mal dan empat hotel milik Metland.

Baca Juga: Bidik Generasi Milenial, Metland Puri Perkenalkan Cluster Clematis

Menambahkan Nanda, Wakil Presiden Direktur Metland, Anhar Sudradjat menjelaskan, 12 workshop di Ability Hub merupakan pembangunan di tahap awal. Pihaknya masih menyediakan lahan yang bisa menampung hingga 17 workshop.

“Selain workshop dan galeri untuk memamerkan hasil produksi, kami juga akan menyediakan tempat tinggal serta tempat untuk menyimpan bahan baku,” jelas Anhar yang mengatakan pembangunan Ability Hub akan rampung dalam 10 bulan ke depan.

Program Berkesinambungan
Di sisi lain, Wahyu Sulistio, Direktur Metland memaparkan, peserta program Ability Hub merupakan para penyandang disabilitas yang telah mendapatkan pembekalan keterampilan kerja dari Balai Besar Kementrian Sosial RI selama enam bulan.

Para peserta Ability Hub akan dilatih untuk menjadi pelaku usaha (entrepreneur) dalam bidang produksi barang yang terkait dengan keterampilan yang dimilikinya, seperti industri pembuatan kaki/tangan palsu, pembuatan hotel amenities, kerajinan tas suvenir/goodie bag, pembuatan batik, percetakan ATK, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Metropolitan Land Torehkan Laba Bersih Perusahaan Rp482 Miliar

“Selama program berjalan, para peserta akan mendapatkan pendampingan dan pembekalan pengetahuan dalam hal manajemen produksi, operasional, keuangan, dan pemasaran selama maksimal dua tahun,” katanya.

Setelah periode tersebut, imbuh Wahyu, peserta program Ability Hub diharapkan untuk dapat menjadi pelaku usaha yang mandiri, sehingga dapat membuka usahanya di lokasi lain. Kemudian, lokasi Ability Hub akan digunakan oleh peserta disabilitas yang baru, sehingga program ini akan berkesinambungan.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda