Menumpang di Rumah Mertua, Ini Tips Ubah Kamar Lajang Jadi Kamar Pengantin

Menumpang di “pondok mertua indah” jadi solusi pasangan muda yang belum mampu membeli rumah. Untuk itu, kamar yang semula hanya untuk satu orang harus dipakai berdua.

pasangan muda - pengantin baru - rumah - rumahhokie - dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Banyak pasangan muda yang belum mampu membeli rumah selepas pernikahan. Solusinya, selain mengontrak rumah, mereka menumpang di “pondok mertua indah”.

Mengubah kamar lajang menjadi kamar pengantin tentu memerlukan banyak penyesuaian agar kamar tersebut terasa nyaman. Berikut ini beberapa tips untuk Anda, Hokie People.

Baca Juga: Tips Menyelenggarakan Pesta Pernikahan di Rumah

Tempat Tidur
Hal pertama yang harus disesuaikan adalah mengganti tempat tidur dari single bed menjadi double bed. Setelah itu, buat pembagian zona secara non-fisik—alias tanpa partisi pembatas—antara area laki-laki dengan perempuan.

Layout Kamar
Lantaran kamar tersebut dipakai dua individu, maka harus ada kompromi terkait layout kamar atau desain yang akan diterapkan. Suami dan istri mesti berkomunikasi dan berdiskusi sebelum memindahkan, mengurangi, atau menambahkan furnitur yang sudah ada kamar.

Hal yang perlu diperhatikan adalah sirkulasi udara dan cahaya alami harus cukup, sehingga kamar lebih nyaman dan sehat.

Baca Juga: Tips Lengkap Buat Pengantin Baru yang Ingin Punya Rumah

Kamar Sempit
Keterbatasan ruang menjadi kendala pengaturan layout kamar tidur. Untuk itu, diperlukan desain interior yang cocok bagi ruangan sekaligus pasangan muda yang tinggal di dalamnya.

Posisi penempatan furnitur menjadi faktor terpenting untuk dipertimbangkan. Pastikan semua perabot dekat dengan dinding dan tidak mengganggu sirkulasi aktivitas suami dan istri.

Baca Juga: Tips Feng Shui Agar Jomblo Bisa Cepat Mendapat Jodoh

Perhatikan juga jalur aktivitasnya. Letakkan double bed di posisi netral di dalam ruangan. Pencahayaan alami dan sirkulasi udara harus diperhatikan dengan baik. Jika memiliki bayi, tempat tidur sang buah hati juga harus mudah dijangkau.

Tempat Penyimpanan
Setelah menjadi pasangan suami-isteri, tentu hampir semua barang yang ada di kamar adalah milik bersama. Selain tempat, tidur, lemari dan semua tempat penyimpanan menjadi milik berdua.

Pastikan tempat penyimpanan, baik lemari pakaian atau laci-laci, cukup menampung semua pakaian, barang-barang, dan aksesori yang dimiliki. Bila ukuran kamar tidak terlalu besar, bisa disiasati dengan menggunakan keranjang kecil atau container box plastik yang disusun rapi.

Baca Juga: Tips Feng Shui: Rumah Ideal Bagi Pasangan Muda

Wewangian
Selain desain dan layout ruangan, kamar yang wangi juga bisa menambah kenyamanan penghuni. Beberapa tangkai bunga di pojok ruangan, bisa memperindah sekaligus mengharumkan ruangan kamar. Di samping itu, Anda juga bisa menggunakan pewangi ruangan jenis spray atau lilin aroma terapi.

Bersihkan Secara Teratur
Patut diingat, hal yang paling penting adalah kamar harus selalu bersih dan rapi. Pasalnya, dengan desain yang bagus pun kamar akan terasa sumpek bila berantakan dan kotor.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda