Merancang Halaman Belakang Rumah Agar Lebih Ramah Lingkungan

Halaman belakang di rumah (backyard) merupakan area terbaik untuk menambahkan sentuhan ramah lingkungan pada hunian Anda.

Cara membuat halaman belakang rumah lebih ramah lingkungan
(Foto: bellesofbedlam)

RumahHokie.com (Jakarta) – Merancang rumah ramah lingkungan tidak sebatas pada aplikasi material bangunan dan menerapkan desain yang berkelanjutan saja. Pemilik properti pun dapat mengaplikasikan konsep ramah lingkungan pada halaman belakang (backyard) hunian mereka.

Halaman belakang rumah Hokie People merupakan area terbaik untuk menambahkan sentuhan ramah lingkungan pada hunian, lho.

Dengan menerapkan setiap langkah yang tergolong ramah lingkungan, Anda dapat mentransformasikannya ruang terbuka hijau (RTH) itu menjadi area berkelanjutan yang berkembang.

Baca Juga: 4 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Menanam Pohon di Halaman Rumah

Dilansir dari laman Inhabitat, berikut ini tips merancang halaman belakang (backyard) di rumah dengan mengaplikasikan konsep yang ramah lingkungan.

Gunakan material kayu komposit
Jika Anda berencana untuk membangun saung atau menggunakan lantai kayu pada bagian tertentu, pertimbangkan untuk menggunakan material kayu komposi. Pada umumnya, kayu komposit terbuat campuran kayu alami dengan plastik daur ulang.

Apabila dibandingkan dengan kayu alami, jenis material tersebut tergolong lebih ramah lingkungan dan mampu bertahan lebih lama.

Baca Juga: Ini Dia Trik Membuat Kolam Ikan Minimalis di Halaman Rumah

Menggunakan plastik daur ulang juga bagus untuk lingkungan dan membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan sampah.

Panen air hujan
Menghemat air adalah cara yang bagus untuk membuat halaman belakang Anda lebih ramah lingkungan. Lalu bagaimana caranya? Anda dapat memasang tangki air di halaman belakang dan menghubungkannya dengan talang air di rumah Anda.

Tangki tersebut akan terisi setiap kali hujan. Hokie People bisa menggunakan hasil panen air hujan itu untuk sejumlah keperluan, seperti menyiram tanaman serta keperluan rumah tangga lainnya. Cara ini juga dapat menghemat tagihan air hunian di masa depan.

Pangkaslah rumput secara tepat
Ketika Hokie People ingin memangkas rumput taman di halaman belakang, potonglah hanya sepertiga dari panjang rumput.

Baca Juga: Intensitas Hujan Meningkat, Yuk Panen Air Hujan di Rumah!

Disarankan pula untuk memangkas rumput lebih sering, karena dengan cara ini memungkinkan bagian tanah di halaman akan menampung lebih banyak air.

Olah sampah tanaman menjadi kompos
Pengomposan mengurangi produksi sampah organik dan memberi Anda pupuk berkualitas tinggi untuk taman.

Untuk membuat pupuk kompos, Anda hanya membutuhkan tumpukan sampah daun dan sisa makanan dari rumah serta beberapa bahan pendukungnya. Anda dapat membuat tumpukan kompos di salah satu sudut di halaman belakang rumah.

Pilih jenis tanaman berdasarkan lingkungan setempat
Menurut Better Homes and Gardens, ada baiknya pemilik rumah memilih jenis tanaman untuk halaman belakang yang sesuai dengan kondisi iklim dan cuaca setempat. Dengan cara ini, tanaman akan tumbuh secara maksimal.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda