Mixed-Use di Ancol: Proyek Crown Group dengan Persiapan Paling Rumit

Proyek mixed-use di kawasan Ancol hanya satu dari beberapa proyek hunian yang akan digarap Crown Group dalam beberapa tahun ke depan.

apartemen-crown-group-ancol-rendering-koichi-takada-rumahhokie-dok
Desain proyek apartemen Crown Group di Ancol dikerjakan oleh Koichi Takada Architects (Foto: istimewa)

RumahHokie.com (Jakarta)Crown Group, pengembang asal Sydney, Australia, tengah mempersiapkan proyek perdananya di Indonesia, yakni hunian mixed-use di Ancol.

Dirancang arsitek kelas dunia asal Sydney, Koichi Takada, proyek hasil kerjasama Crown Group dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk. ini menelan investasi Rp7 triliun.

Proyek yang terinspirasi dari keindahan kepulauan Wayag, Raja Ampat, Papua ini digadang bakal jadi hunian vertikal ikonik yang menggabungkan konsep beach house, hunian vertikal, hotel bintang lima serta pusat kuliner.

Baca Juga: Ini Penampakan Proyek Crown Group di Ancol, Raja Ampat Jadi Inspirasi

Hunian vertikal ini akan menjadi satu-satu nya proyek hunian di Jakarta yang memiliki akses langsung ke pantai dan laut jawa melalui rancangan dermaga yang bukan hanya mampu mengakomodasi kapal-kapal pesiar untuk bersandar namun juga difungsikan sebagai fasilitas publik untuk menikmati keindahan suasana matahari terbenam di utara Jakarta.

Dibangun di atas lahan seluas 4,7 hektar dengan konsep Luxury Water Front Living, hunian vertikal ini merupakan perwujudan dari kawasan waterfront Sydney yang terkenal di dunia seperti Darling Harbour dan Circular Quay dalam pembangunan hunian vertikal mixed-use dengan konsep water front pertama di Jakarta.

Serap 5.000 Pekerja
CEO Crown Group, Iwan Sunito mengungkapkan, proyek perdana di Indonesia ini juga merupakan proyek hunian vertikal pertama yang dibangun Crown Group di luar Australia.

“Hunian vertikal ini merupakan salah satu proyek hunian dengan tingkat persiapan paling rumit yang pernah kami hadapi selama sejarah berdirinya Crown Group,” kata Iwan Sunito dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Baca Juga: Rambah Indonesia, Crown Group Bangun Proyek Perdana di Ancol

Dibangun dengan konsep hunian modern, imbuhnya, proyek ini akan terdiri dari delapan menara, di mana salah satu menara tersebut akan diperuntukkan sebagai hotel bintang lima yang berdiri tepat di bibir pantai Ancol.

Menurut rencana, proyek ini akan dibangun selama delapan tahun. Dan dalam kurun waktu tersebut diperkirakan sebanyak 5.000 tenaga kerja bakal terserap.

“Proyek ini merupakan bagian dari proyek strategis global kami, dimana kami akan membangun empat proyek hunian baru di tiga negara berbeda,” katanya.

Proyek Lain di Indonesia
Lebih lanjut, Iwan menuturkan, proyek di kawasan Ancol ini merupakan satu dari beberapa proyek hunian yang akan digarap Crown Group dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami juga sedang mempersiapkan proyek lain di atas tanah seluas 12 hektar yang nantinya akan merangkum sekitar 6.000 unit apartemen,” ungkap Iwan.

Baca Juga: Crown Group Bangun Enam Proyek di Tiga Kota Pendidikan Australia

Kendati demikian, proyek ini berbeda secara konsep dengan proyek hunian vertikal di Ancol. Proyek ini bakal dibangun dengan mengusung konsep hunian yang lebih kompak dengan fleksibilitas yang tinggi.

“Dan proyek ini diproyeksikan bagi para first home buyer dan profesional muda yang baru membina keluarga,” urai Iwan Sunito.

Harus Segera Dibangun
Di mata pemerhati properti, Indra Utama, proyek Crown Group di Ancol yang ikonik akan membuat Jakarta semakin dikenal di mancanegara. Selain itu, proyek ini menjadi strategis dan dibutuhkan Jakarta dalam bertransformasi menjadi kota megapolitan kelas dunia.

Dia mengingatkan, besarnya potensi pemasukan yang bisa didapatkan Pemerintah Provinsi Jakarta dalam beberapa tahun ke depan, mengingat ini merupakan proyek kerjasama antara Crown Group dengan PT Pembangunan Jaya Ancol.

“Dengan momentum terbentuknya pemerintahan baru dan optimisme kalangan pebisnis properti, idealnya proyek itu bisa segera dimulai,” tutur Indra Utama.

Baca Juga: Pengembang Asal Indonesia Jadi Tokoh Paling Berpengaruh di Australia

Sementara itu, Presiden Indonesian Diaspora Network (IDN-Global), Mark Gerald Eman memercayai kerjasama Crown Group dengan PT Pembangunan Jaya Ancol merupakan sinergi strategis dalam membantu pengembangan kota Jakarta ke depan.

“Proyek ini juga merupakan salah satu bukti nyata dari fungsi utama Diaspora, yaitu Connecting The Dots. Proyek ini memperlihatkan diaspora Indonesia di luar negeri (seperti Iwan Sunito) akhirnya ‘pulang kampung’ untuk membangun kota dan negara yang dicintai,” katanya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda