MTLA Tetap Optimistis Capai Target Meski Pertumbuhan Melandai

Marketing sales Metropolitan Land hingga Juli 2019, telah mencapai Rp1,13 triliun atau 52% dari target yang mereka tetapkan di tahun ini.

PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), Public Expose Metland, Thomas J. Angfendy, gedung BEI Jakarta
Thomas J. Angfendy, Presiden Direktur PT Metropolitan Land Tbk, bersama jajaran Direksi lainnya saat sesi Public Expose, Rabu (18/09/2019) di Gedung BEI Jakarta. Dalam laporan kinerja persero, Metland membukukan pendapatan usaha sebesar Rp598 miliar pada kuartal I-2019. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – PT Metropolitan Land Tbk membukukan pendapatan usaha sebesar Rp598 miliar pada kuartal I-2019. Jumlah tersebut naik tipis apabila dibanding dengan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Kendati pertumbuhan kuartal I-2019 berjalan tidak signifikan, akan tetapi marketing sales Perseroan hingga Juli, telah mencapai Rp1,13 triliun atau 52% dari target di tahun ini.

Thomas J. Angfendy, President Direktur PT Metropolitan Land Tbk, menerangkan pendapatan tersebut disumbang dari penjualan properti sebesar Rp841 miliar serta pendapatan berulang sebesar Rp293 miliar.

Baca Juga: Gandeng Metland, Mandiri Syariah Tawarkan KPR Griya Berkah

“Kami optimistis target marketing sales sebesar Rp2,2 triliun hingga akhir tahun ini akan terpenuhi,” tutur Thomas saat Public Expose, Rabu (18/09/2019) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Ia mengatakan, proyek perumahan Metland Cileungsi dan Metland Cibitung menjadi kontributor terbesar pada pendapatan Perseroan. Sedangkan, pendapatan berulang perusahaan masih didorong oleh Metropolitan Mall Bekasi dan Metropolitan Mall Cileungsi.

Emiten properti dengan kode MTLA ini mencatatkan laba pada kuartal I-2019 sebesar Rp210 miliar. Angka itu turun sekitar 10% apabila dibandingkan kuartal I di tahun sebelumnya, yang mencapai Rp234 miliar.

Baca Juga: Metland Mulai Bangun Hotel Horison Ultima Kertajati Majalengka

Olivia Surodjo, Direktur PT Metropolitan Land Tbk, ditemui dalam kesempatan yang sama, berkomentar bahwa laba Perseroan menurun dikarenakan tahun lalu mereka melakukan penjualan lot komersil, sehingga margin yang didapat lebih besar.

“Proyek yang sifatnya middle to middle up waktu Pemilu tidak terlalu berjalan. Setelah Pemilu, kami pikir beberapa proyek di kelas itu akan berjalan lebih normal di kuartal II-2019,” kata Oliva.

Dia menerangkan, untuk penjualan rumah kelas middle to middle low masih cukup baik, dan tidak terpengaruh oleh isu Pemilu di awal tahun.

Pihaknya yakin sejumlah proyek besutan Metland akan menjadi pemicu bagi tercapainya target marketing sales di tahun ini.

Baca Juga: Menhub Resmikan Stasiun KRL Metland Telaga Murni Cibitung

“Kami ada joint operation dengan Keppel Land untuk Metland Menteng pada kuartal IV-2019 nanti. Nah, kita yakin proyek itu akan menjadi triger untuk mencapai marketing sales di tahun ini,” ucap Olivia.

Selain itu, pada proyek hotel Metland telah melakukan peletakkan batu pertama pembangunan Hotel Horison Ultima Kertajati yang telah dilakukan belum lama ini.

Developer ini juga terus melanjutkan pemasaran proyek residensial, seperti Metland Menteng yang tengah memasarkan cluster Jura tipe A serta tengah mempersiapkan cluster Auckland di Metland Transyogi dan juga pembangunan hotel Royal Venya Ubud di Bali.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda