Mulai 2018, Cuma Pengembang Terdaftar Bisa Bangun Rumah Subsidi

Kementerian PUPR menyatakan, mulai awal 2018 hanya pengembang yang terdaftar yang bisa membangun rumah subsidi. Registrasi pengembang akan dilakukan dalam empat tahap.

rumah-sederhana-subsidi-cileungsi-bogor-rumahhokie-by-anto-erawan
Perumahan subsidi di Cileungsi, Bogor (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Untuk meningkatkan pelayanan dan pengawasan penyaluran kredit pemilikan rumah lewat fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (KPR FLPP), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) akan membuat sistem registrasi pengembang yang menurut rencana mulai diberlakukan pada awal Januari 2018.

“Nantinya lewat sistem itu hanya pengembang yang sudah terdaftar saja yang bisa membangun rumah FLPP,” kata Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayanti dalam siaran pers yang dirilis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jumat (22/12/2017).

Baca Juga: Sukseskan Program Sejuta Rumah, Ini Tiga Strategi Pemerintah

Menurut Lana, registrasi pengembang dilaksanakan dalam rangka menata, mengoordinasi, dan meningkatkan peran asosiasi dan pengembang dalam memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sehingga MBR dapat terlindungi dengan kepastian kualitas rumah yang dibelinya.

Registrasi pengembang akan dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu:
1. Tahap Registrasi Asosiasi dan Pengembang (Januari – Maret 2018)
2. Tahap Seleksi Asosiasi dan Pengembang (April – Juni 2018)
3. Tahap Sertifikasi Asosiasi dan Pengembang (Juli– Desember 2018)
4. Tahap Reward dan Punishment Asosiasi dan Pengembang (Desember 2018).

Baca Juga: Pengembang Rumah Subsidi Tak Penuhi Standar, Bank Tak Akan Cairkan Dana

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Budi Hartono mengatakan, PPDPP juga telah memiliki Sistem Layanan e-FLPP yang merupakan sistem layanan verifikasi terhadap data calon debitur FLPP yang diajukan oleh Bank Pelaksana.

Sistem ini dinilai mampu meminimalkan human error dalam pemasukan data dan mempercepat layanan dari yang sebelumnya lima hari kerja menjadi tiga hari kerja.

Baca Juga: Beli Rumah Subsidi, Harus Jeli Memilih Lokasi

Dengan sistem ini, 5.000 data dapat diverifikasi dalam waktu lebih kurang satu jam, sehingga mampu mempercepat pelayanan pencairan dana FLPP kepada MBR.

Selain itu di tahun 2017 ini PPDPP juga bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri terkait Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dengan melakukan pemanfaatan data melalui KTP Elektronik yang telah terhubung dengan Kemendagri untuk memastikan keabsahan data calon debitur sesuai dengan yang disyaratkan.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda