Mulai 29 September 2018, Tarif Tol JORR Jauh Dekat Rp15.000

Sebagai konsekuensi dilakukannya integrasi tol, maka terjadi perubahan tarif, dimana tarif yang digunakan adalah tarif rata-rata ruas tol tersebut dikalikan dengan penggunaan rata-rata jalan tol tersebut.

pintu tol JORR - pulo gebang - sentra timur - rumahhokie - dok
Pintu Tol Pulo Gebang, Jakarta Outer Ring Road (JORR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Sebagai tahapan menuju transaksi tol menerus atau multi lane free flow (MLFF) yang akan diberlakukan di 2019, Pemerintah telah menerapkan kebijakan integrasi transaksi tol di beberapa ruas.

Integrasi transaksi tol telah dilakukan pada empat ruas tol: Jakarta-Palimanan-Brebes Timur (2016), Jakarta-Tangerang-Merak (2017), Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi), dan Tol Semarang seksi ABC (2018).

Kebijakan ini akan dilanjutkan di ruas tol lain, salah satunya di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang akan efektif berlaku pada tanggal 29 September 2018 pukul 00.00 WIB. Demikian informasi yang dikutip dari laman resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR).

Baca Juga: Kementerian PUPR Targetkan Tol JORR-2 Mulai Beroperasi di 2019

Pemberlakuan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 710/KPTS/M/2018 tentang Perubahan atas Keputusan Menteri PUPR No. 382/KPTS/M/2018 tentang Penetapan Golongan Jenis Kendaraan Bermotor, Tarif, dan Sistem Pengumpulan Tol Secara Integrasi pada Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami) Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (Cikunir-Cakung), Seksi E3 (Cakung-Rorotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Pondok Aren – Ulujami.

Sebelum diberlakukan efektif, pihak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yakni PT Jasa Marga, PT Jakarta Lingkarbarat Satu, PT Marga Lingkar Jakarta dan PT Hutama Karya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Hal tersebut dinilai penting dilakukan, agar masyarakat mengetahui tujuan kebijakan integrasi transaksi tol adalah peningkatan pelayanan jalan tol bukan merupakan kenaikan tarif tol untuk memberikan peningkatan  keuntungan kepada BUJT.

Baca Juga: Potensi Investasi Kawasan Timur Jakarta di Mata Broker Properti

Transaksi tol pasca integrasi akan menjadi sistem transaksi terbuka, dimana pengguna tol hanya melakukan satu kali transaksi pada gerbang tol masuk (on-ramp payment).

Saat ini sistem yang dipakai adalah transaksi tertutup, dimana pengguna tol harus melakukan 2 – 3 kali transaksi untuk menggunakan tol JORR sepanjang 76 Km yang terdiri dari 4 ruas tol dan dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berbeda.

Sebagai konsekuensi dilakukannya integrasi tol, maka terjadi perubahan tarif, dimana tarif yang digunakan adalah tarif rata-rata ruas tol tersebut dikalikan dengan penggunaan rata-rata jalan tol tersebut. Untuk pengguna tol JORR jarak jauh akan diuntungkan dari perubahan tarif dibandingkan dengan pengguna tol jarak dekat.

Perubahan Tarif Tol
Dengan adanya integrasi ini, penggunaan tol JORR sepanjang 76 Km akan dikenakan satu tarif, yakni Rp15.000 untuk kendaraan golongan I, kendaraan golongan 2 dan 3 dikenakan tarif Rp22.500, sementara golongan 4 dan 5 dikenakan tarif Rp30.000.

Saat ini, kendaraan dari Simpang Susun Penjaringan yang menuju Tol Akses Pelabuhan Tanjung Priok, golongan 1 membayar sebesar Rp34.000, sedangkan kendaraan golongan 5 sebesar Rp94.500.

Baca Juga: Mulai Oktober 2017, Seluruh Ruas Tol Gunakan Transaksi Elektronik

Dengan pemberlakuan integrasi JORR, akan terdapat penurunan tarif tol yaitu tarif golongan 1 turun sebesar Rp19.000, sedangkan golongan 5 turun sebesar Rp64.500.

Di sisi lain, pengguna ruas tol Ulujami-Pondok Aren dari Bintaro Viaduct menuju Pondok Aren tetap membayar Rp3.000 (golongan 1). Sedangkan kendaraan arah sebaliknya dari Pondok Aren menuju Ulujami dan JORR akan membayar tarif Rp15.000, dari sebelumnya sebesar Rp12.500.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda