Mulai Dibangun, Tower Pertama Daan Mogot City Terjual 100%

CCCG melalui PT China Harbour Jakarta Real Estate Development memulai pembangunan proyek pertamanya di Indonesia: Daan Mogot City (Damoci).

Groundbreaking proyek Daan Mogot City (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Pengembang properti asal Negeri Tirai Bambu, China Communications Construction Group (CCCG)—melalui anak perusahaan PT China Harbour Jakarta Real Estate Development—memulai  pembangunan proyek pertamanya di Indonesia: Daan Mogot City (Damoci), Sabtu (22/4/2017).

Ditandai dengan prosesi groundbreaking, proyek mixed-use seluas 16 hektar ini dimulai dengan pengembangan tahap pertama seluas 4 hektar yang merangkum delapan menara apartemen.

Tiap menara terdiri dari 300-an unit yang menawarkan tipe studio, 2 bedroom, dan 3 bedroom dengan harga Rp400 jutaan – Rp1,4 miliar.

Baca Juga: Kontraktor China Ini Pilih Gunakan Pekerja Indonesia, Apa Sebabnya?

“Dari awal penjualan Oktober 2016 lalu sampai dengan saat ini, tower pertama: Bluefinch sudah sold out. Tower kedua, Albatros, sudah terjual 90%, sementara tower ketiga, Canary, sudah terjual 30%,” jelas Simon Suhendro, Head of Sales Daan Mogot City kepada awak media.

Simon mengatakan, CCCG juga memberikan garansi pembelian kembali, apabila selama tiga tahun proses pembangunan meleset dari rencana.

“Kami akan lakukan pembelian kembali apabila tidak memenuhi target yang telah dijanjikan,” jelas Simon.

Iconic Future Development
Pada kesempatan yang sama, Sun Guanyou, Executive General Manager Daan Mogot City menuturkan, sekitar 60% dari total lahan akan dijadikan ruang terbuka hijau. Selain itu, sungai yang ada di sekitar Damoci akan ditata ulang dan dipercantik sebagai elemen estetika eksterior.

“Banyak orang mengatakan kualitas produk China kurang baik. Namun di sini, kami akan menunjukkan, meski harga apartemen Daan Mogot City cukup terjangkau, namun kualitasnya lebih berkelas,” jelas Sun.

Foto: Dok. Daan Mogot City
Foto: Dok. Daan Mogot City

Sementara itu, Zhao Ran, Chief Marketing Officer Daan Mogot City memaparkan, pemilihan material pun diperhatikan, di antaranya penggunaan full glass façade, balkon, dan lain-lain.

Beragam fasilitas pun disediakan pihaknya, seperti taman terbuka hijau, sekolah taraf internasional, klinik kesehatan, jogging track, bicycle track, kids playground, tennis court, rooftop lounge dan fasilitas menyenangkan lainnya.

Baca Juga: Benamkan Rp2 Triliun, Developer China Bangun JKT Living Star

Jakarta Barat menjadi salah satu kawasan yang berkembang pesat. Hal ini terlihat dari beberapa pembangunan proyek properti di sekitar lokasi Damoci. Selain menginginkan kawasan ini menjadi lingkungan dan tempat tinggal yang lebih hijau, kami juga berharap Daan Mogot City bisa menjadi iconic future development,” urainya.

Rampung di 2027
Desain arsitektur Daan Mogot City ditangani East China Architecture Design Institute, sementara master lanscape oleh Green Town yang dibantu Bali Island Landscare. Konsep fasilitas yang diusung adalah 4H (Happines, Health, Heritage, dan High Quality Education).

Shen Chao, General Manager Damoci mengatakan, proyek yang menelan investasi sekitar Rp4 triliun ini akan dikembangkan dalam empat tahap dan akan rampung secara keseluruhan pada 2027.

Baca Juga: Apa Perbedaan Strategi Developer China dan Jepang di Indonesia?

Sebagai developer CCCG memang terbilang baru, namun perusahaan asal China ini telah hampir 20 tahun menjadi perusahaan kontraktor proyek-proyek besar di Indonesia. Beberapa proyek yang pernah ditangani CCCG antara lain Jembatan Suramadu, Terminal JICT, dan Jalan Tol Medan-Kualanamu.

Saat ini CCCG memiliki 167 cabang di seluruh dunia dengan total karyawan lebih dari 120 ribu. CCCG memiliki peringkat nomor 151 perusahaan terbesar didunia versi forbes, dan 110 di 2016 versi Fortune.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda