Ada Co-Working Khusus Wanita di Amerika Serikat, Bagaimana Tren di Indonesia?

Kemunculan tren co-working space untuk para wanita di Amerika Serikat bermula karena adanya ketidaknyamanan dalam suasana ruang kerja bersama yang mayoritas dipenuhi para pekerja pria.

Co working, pekerja wanita, coHive,
(Foto: cre8 and cowork)

RumahHokie.com (Jakarta) – Seiring perkembangannya, co-working space kini bertransformasi dengan demografi yang lebih spesifik.

Contohnya, ruang kerja bersama untuk para arsitek, penulis lepas, digital nomad, hingga co-working space khusus pekerja wanita, yang tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai dunia.

Menurut artikel The Week edisi 28 April 2018 yang dilansir oleh laman Co Hive, kemunculan tren co-working space untuk para wanita di Amerika Serikat diklaim bermula karena adanya ketidaknyamanan dalam suasana ruang kerja bersama yang mayoritas dipenuhi para pekerja pria.

Baca Juga: 3 Tahun Terakhir, Ruang Co Working di Asia Pasifik Tumbuh 150%

Mengutip data dari laman hustlecowork, mencatat bahwa sepertiga pekerja wanita di Amerika Serikat pernah mengalami pelecehan seksual di kantornya. Sebanyak 60% di antaranya tidak melaporkan kepada pihak kepolisan.

Satu di antara perusahaan co-working space di Amerika Serikat, The Wing, mempelopori ruang kerja bersama khusus untuk wanita pada tahun 2016 lalu.

Inisiatif ini mendapat tanggapan positif. Hingga saat ini, The Wings dikabarkan telah memiliki lebih dari 1.500 anggota di total tiga kota negara tersebut.

Baca Juga: Meski Berkembang, Bisnis Co Working di Indonesia Terkendala Regulasi

Langkah The Wing pun menjadi inspirasi bagi The Coven, yang juga mendirikan co-working space khusus wanita di Minnesota, pada April 2018. Saat ini, perusahaan tersebut dikabarkan telah memiiki anggota lebih dari 500 orang.

“Di tempat ini akan membuat Anda belajar menjadi diri sendiri. Anda juga bisa mengatasi masalah-masalah seperti itu (pelecehan seksual),” kata Liz Giel, salah satu pendiri The Coven.

Salah satu daya tarik dari kehadiran co-working khusus wanita di Negeri Paman Sam adalah terdapatnya fasilitas-fasilitas spesifik yang dihadirkan untuk para anggotanya. Mereka menyediakan ruang menyusui, kamar mandi, serta powder room, lengkap dengan aksesori kecantikan.

Tren Co-working Space di Indonesia
Menurut hasil riset McKinsey Global Institute 2018, Indonesia tercatat menjadi salah satu negara yang memiliki pengusaha wanita terbesar di dunia.

Baca Juga: 3 Kelebihan yang Didapat Apabila Anda Menggunakan Co-Working Space

Bahkan, berdasarkan data World Bank, pengusaha wanita di Indonesia menyumbang 9,1% dari total GDP negara pada 2017. Pengusaha wanita Indonesia juga tercatat selalu ingin mengembangkan bisnisnya sangat baik.

Terkait tren co-working space, penyedia jasa ruang kerja bersama, Co Hive menuturkan Indonesia memang belum menghadirkan ruang kerja bersama khusus wanita seperti yang sudah berjalan di Amerika Serikat, London, dan beberapa negara lainnya.

Namun, bukan tidak mungkin dengan banyaknya kemunculan perusahaan start-up dan tren bisnis co-working space yang terus meningkat, hal tersebut bisa terealisasi.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda