Notaris dan PPAT Harus Terdaftar di Situs Resmi ATR/BPN

Untuk mengakses layanan daring (online) ini, notaris dan PPAT perlu melakukan pendaftaran di aplikasi Mitra ATR/BPN melalui mitra.atrbpn.go.id.

sertifikat-tanah-notaris-ppat-atr-bpn-anto-erawan-rumahhokie-dok
Sertifikat tanah (Foto: Dok. RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), melalui Direktorat Pengaturan dan Pendaftaran Tanah, Ruang dan PPAT meminta setiap notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk melakukan registrasi di situs resmi Kementerian ATR/BPN.

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) PPAT Kementerian ATR/BPN, Bambang Sugiarto mengatakan, pendaftaran secara daring ini dilakukan lantaran jumlah PPAT sebagai mitra kerja Kementerian ATR/BPN saat ini sangat banyak. Selain itu, proses ini juga dianggap perlu guna mendukung layanan elektronik yang saat ini sedang dibangun oleh ATR/BPN.

Baca Juga: ATR/BPN: PPAT Bisa Dapat Sanksi Tegas Jika Lakukan Pelanggaran

Bambang Sugiarto menjelaskan, untuk mengakses layanan daring (online) ini, notaris dan PPAT perlu melakukan login di aplikasi Mitra ATR/BPN melalui mitra.atrbpn.go.id.

“Untuk yang bisa login adalah mereka yang sudah melakukan registrasi di aplikasi tersebut. Jika belum, tidak bisa mengakses layanan elektronik nantinya,” tutur Bambang saat membuka Pembekalan Teknis dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) PPAT di Aula Buya Hamka, Universitas Al-Azhar, Jakarta, Senin (19/8/2019).

Baca Juga: Cara Aman Membeli Rumah Over Kredit, Ini Prosedurnya

Lebih lanjut dia menambahkan, pendaftaran di aplikasi Mitra ATR/BPN harus dilakukan usai menerima sumpah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.

Kepada para PPAT yang hadir, Bambang mengimbau agar meningkatkan komunikasi dengan jajaran Kantor Pertanahan di Kabupaten/Kota. Menurutnya hal ini penting dilakukan apalagi jika dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

“Jika ada hambatan, bisa berkoordinasi dengan Kantor Pertanahan atau perwakilan Ikatan PPAT (IPPAT) di daerah. Apalagi sekarang juga sudah dibentuk Majelis Pengawas PPAT Daerah (MPPD). Dengan berkomunikasi, kita dapat membangun kesepahaman serta kerjasama yang bagus,” imbuh Bambang seperti dinukil dari siaran pers yang dirilis Kementerian ATR/BPN.

Harus Terdaftar
Sementara itu, Widyaiswara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian ATR/BPN, Inyo Cancer Hetarie juga menegaskan terkait layanan elektronik.

Dia mengungkapkan bahwa keluarnya Peraturan Menteri (Permen) ATR/Kepala BPN Nomor 9 tahun 2019 tentang Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik membuat PPAT harus terdaftar dalam aplikasi Mitra ATR/BPN.

Baca Juga: Ini Cara Konkret Kementerian ATR/BPN Beri Layanan Pertanahan Bagi Masyarakat

“Kementerian ATR/BPN ke depan akan menggunakan layanan elektronik, karena ini merupakan visi Kementerian ATR/BPN. Apabila PPAT tidak mendaftar di aplikasi Mitra ATR/BPN maka tidak bisa mengakses layanan elektronik kami nantinya,” tegas Inyo Cancer Hetarie.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda