Okupansi Kamar Hotel Diprediksi Terdongkrak Selama Asian Games 2018

Selain gelaran Asian Games 2018, Colliers International Indonesia juga memprediksi ajang Pemilu 2019 juga menjadi pendorong bagi tingkat hunian kamar hotel di Jakarta.

Ilustrasi-Kamar Hotel-RumahHokie.com-bisnishotel
Ilustrasi kamar hotel. (Foto: bisnishotel)

RumahHokie.com (Jakarta) – Event olahraga besar Asian Games 2018 yang akan dihelat pada Agustus mendatang di Jakarta diprediksi mampu mendongkrak tingkat hunian kamar hotel di Ibukota.

Lembaga konsultan properti global, Colliers International Indonesia memaparkan, walau tingkat okupansi kamar hotel sempat mengalami penurunan selama bulan Mei hingga Juni, karena kegiatan bisnis menurun, akan tetapi diperkirakan kembali terdongkrak naik.

“Juni menjadi tingkat hunian paling rendah. Diharapkan keadaan tersebut akan membaik melalui hadirnya moment Asian Games 2018 yang akan memberikan kontribusi pada okupansi kamar hotel,” tutur Ferry Salanto, Senior Associate Director, Colliers International Indonesia, Rabu (04/07/2018).

Baca Juga : Mengintip Peluang Bisnis Hotel Kapsul

Sebagai informasi, Kementerian Pariwisata memperkirakan gelaran Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang akan mendatangkan wisatawan hingga 700 ribu orang,

Menurut Ferry, tren bisnis perhotelan di Jakarta memiliki pola hunian yang berbeda dengan daerah Bali ataupun Surabaya.

“Di Jakarta apabila masa Lebaran dan Tahun Baru biasanya membuat tingkat hunian hotel cenderung menurun. Karena banyak orang pada banyak mudik dan liburan ke luar daerah,” jelasnya.

Colliers menerangkan hingga Kuartal II-2018, pasokan kamar hotel untuk wilayah Jakarta mencapai 39.955 unit kamar. Dan selama periode ini tidak ada pasokan kamar hotel baru.

Selain gelaran pesta olahraga akbar se-Asia itu, Colliers juga memprediksi ajang Pemilu 2019 juga menjadi pendorong bagi tingkat hunian kamar hotel di Jakarta dan daerah di sekitarnya.

“Persiapan pemilu 2019 juga berpotensi meningkat serapan kamar hotel sampai awal tahun 2019,” kata Ferry.

Baca Juga : Ini Sisi Positif Tahun Politik Terhadap Sektor Properti

Sedangkan kinerja harga kamar atau Avarge Daily Rate (ADR) mengalami penurunan setiap tahunnya. Hal itu dipicu karena jumlah pasokan kamar hotel bertambah tiap tahun, akan tetapi tamu yang menginap tidak bertambah signifikan.

Jika pada Kuartal I-2018 berada di harga USD76,7, namun saat ini hanya berada pada angka USD75,8. Akan tetapi dengan adanya dua moment besar yang akan dilewati oleh Indonesia, diperkirakan angka ADR di akhir tahun naik menjad USD79,95.

“Banyak hotel di Jakarta menjaga harga untuk menjaga tamu agar tetap memilih hotel tersebut, khususnya para tamu yang berasal dari korporasi,” pungkas Ferry.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda