Optimis Pasar Properti Lebih Baik, Ini Strategi Kunci Intiland Tahun Depan

Intiland telah menyiapkan sejumlah strategi kunci untuk mengantisipasi pertumbuhan dan perubahan pasar sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja penjualan.

pt-intiland-development-logo-senayan-city-rumahhokie-anto-erawan-dok
PT Intiland Development Tbk (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kondisi pasar properti Tanah Air yang berubah membuat kinerja penjualan PT Intiland Development, Tbk. (DILD) selama sembilan bulan pertama tahun ini belum berhasil mencapai target yang ditentukan. Perseroan mencatatkan perolehan pendapatan penjualan (marketing sales) Rp862 miliar, atau baru mencapai 34,5% dari target tahun ini sebesar Rp2,5 triliun.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland, Archied Noto Pradono menjelaskan, penjualan dari segmen pengembangan mixed-use dan high rise memberikan kontribusi marketing sales sebesar Rp574 miliar. Kontribusi dari segmen pengembangan kawasan perumahan tercatat sebesar Rp288 miliar, sementara segmen pengembangan kawasan industri, tercatat belum membukukan penjualan hingga akhir kuartal ketiga tahun ini.

Baca Juga: Bukukan Pendapatan Rp1,9 Triliun, Recurring Income Intiland Capai 24,9%

Berdasarkan lokasi pengembangan, penjualan dari proyek-proyek yang berada di Jakarta dan sekitarnya memberikan kontribusi marketing sales sebesar Rp726 miliar. Sementara penjualan dari proyek-proyek perseroan di Surabaya dan sekitarnya tercatat Rp136 miliar.

“Faktor yang menyebabkan kami belum mencapai target marketing sales, karena penjualan di produk-produk high rise untuk pasar menengah-atas masih cukup berat, serta tahun ini lebih konservatif dalam meluncurkan proyek baru tahun ini,” ungkap Archied.

Sampai kuartal akhir tahun ini, Intiland baru meluncurkan tiga pengembangan residensial baru, yakni Apartemen SQ Res, Pinang Townhouse, dan Cluster Zenith di kawasan perumahan Serenia Hills yang berlokasi di Jakarta.

Baca Juga: Inilah Proyek-proyek Terlaris Intiland di Awal Tahun 2019

Manajemen Perseroan berkomitmen untuk terus berusaha meningkatkan penjualan untuk mengejar target marketing sales hingga akhir tahun ini. Selain dari penjualan properti dari proyek-proyek yang berjalan, perseroan telah mendapatkan komitmen penjualan inventory yang bukan termasuk aset utama (non-core asset) dengan nilai berkisar Rp375 miliar hingga Rp400 miliar.

Menurut Archied komitmen penjualan tersebut seluruhnya berasal dari inventori non-core asset yang berlokasi di Surabaya. Transaksi penjualan ini rencanannya akan secara bertahap dilakukan dalam tahun ini.

Siapkan Sejumlah Strategi Kunci
Menghadapi tantangan sektor properti ke depan, Perseroan tetap optimistis kondisinya akan lebih baik dari tahun ini. Intiland telah menyiapkan sejumlah strategi kunci untuk mengantisipasi pertumbuhan dan perubahan pasar sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja penjualan.

Pertama, Perseroan akan tetap fokus pada penjualan inventory. Kedua, Perseroan terus melakukan pengembangan pada proyek-proyek yang berjalan. Ketiga, pengembangan proyek baru dengan portofolio produk di segmen pasar menengah dan mempunyai pasar yang lebih besar.

Baca Juga: Kolaborasi Intiland-Menara Prambanan, Poins Square Masuki Era Baru

“Kami telah menyiapkan beberapa pengembangan proyek baru, seperti perumahan, apartemen, dan komersial di Jakarta dan Surabaya,” kata Archied.

Untuk proyek residensial, Perseroan menyiapkan dua pengembangan baru yakni Pinang Residence di Jakarta Selatan dan satu kawasan perumahan baru di Surabaya. Untuk produk komersial, perseroan sedang menyiapkan pengembangan produk SOHO di kota Surabaya dan Poins Square di Jakarta Selatan.

Baca Juga: Intiland Mulai Pembangunan SQ Res, Hunian Vertikal di South Quarter

Perseroan selain itu juga telah menyiapkan pengembangan baru di proyek-proyek berjalan seperti kawasan perumahan Serenia Hills Jakarta Selatan dan di kawasan perumahan Talaga Bestari, Tangerang.

Strategi ekspansif tersebut menjadi langkah utama perseroan guna mengantisipasi perkembangan dan tren pulihnya pasar properti nasional. Perseroan optimistis pasar properti bergerak membaik seiring pertumbuhan perekonomian nasional, peningkatan tren investasi, serta kondisi stabilitas keamanan yang semakin kondusif.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda