Papua Barat Bangun 927 Rumah Swadaya dan Rumah Khusus

Komisi V DPR RI berharap, pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat di Papua Barat dapat memacu pembangunan di Indonesia Timur.

rumah subsidi - swadaya - khusus - papua barat -rumahhokie - dok

RumahHokie.com (Papua Barat) – Komisi V DPR RI berharap, pembangunan infrastruktur dan perumahan rakyat di Papua Barat dapat memacu pembangunan di Indonesia Timur.

Selain itu, Komisi V DPR RI juga mendukung pelaksanaan program pembangunan rumah swadaya dan rumah khusus yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) di provinsi tersebut.

“Rumah swadaya dan rumah khusus yang dibangun di sini semoga bisa memberi manfaat bagi masyarakat di Papua Barat,” kata Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI, Michael Wattimena saat meninjau hasil pembangunan rumah khusus di Papua Barat, Rabu (2/11/2016).

Sebagai informasi, pada Tahun Anggaran 2016, Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan mempunyai dua program pembangunan di Provinsi Papua Barat, yaitu rumah swadaya dan rumah khusus.

200 Rumah Swadaya, 726 Rumah Khusus
Michael menambahkan, dari sekitar 2.000 program rumah swadaya di Indonesia, KemenPUPR mengalokasikan pembangunan sekitar 200 rumah swadaya yang terletak di 7 Kabupaten. Sedangkan, Rumah Khusus dialokasikan 726 unit yang tersebar di 8 Kabupaten.

Dia berharap, pembangunan rumah di Papua Barat bisa tetap dilanjutkan dan menjadi perhatian pemerintah.

Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Papua Barat, Meda Killian mengungkapkan, berdasarkan data yang ada di lapangan, sebanyak 50 unit rumah khusus yang berada di Teluk Mayalibit saat ini sudah selesai 100% dan sudah ada calon penghuninya.

“Sedangkan proses serah terima aset menunggu kelengkapan administrasi dan akan di SK-kan secepatnya oleh Bupati. Sisanya 50 unit lagi berada di Pulau Batanta progresnya juga sudah 100 persen dan sudah dihuni oleh masyarakat,” ujar Meda.

Sementara itu, Direktur Rumah Khusus, Robert Panusunan Marbun mengungkapkan, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan mengalokasikan bantuan rumah khusus di Kabupetan Raja Ampat.

Perumahan ini diperuntukkan untuk nelayan dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebanyak 100 unit rumah yang terletak di dua distrik yang berbeda yaitu Teluk Maylibit dan Pulau Batanta.

Sedangkan lahan untuk pembangunan rumah khusus ini merupakan hibah dari kepala kampung setempat dan proses penyeleksian penghuni pun diserahkan kepada kepala kampung.

“Kami akan segera memenuhi fasilitas pendukung bagi rumah khusus yang dibangun ini,” tutur Robert.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda