Paramount Land Bidik Generasi Milenial dengan Pemasaran Zaman Now

kawasan ruko alicante - gading serpong - paramount land - rumahhokie - anto erawan - dok
Kawasan Gading Serpong yang dikembangkan Paramount Land (Foto: Anto Erawan - Rumahhokie.com)

RumahHokie.com (Serpong) – Generasi milenial merupakan pangsa pasar yang cukup menggiurkan untuk digarap pengembang properti. Hal ini pun disadari Paramount Land dalam mengembangkan perumahan berskala kota: Gading Serpong.

Ervan Adi Nugroho, Presiden Direktur Paramount Land mengatakan pihaknya selalu sensitif dengan perkembangan pasar. Dengan demikian, semua produk yang dibuat harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

“Kami menyadari, pasar dari generasi milenial cukup tebal, sehingga sebagian produk kami arahkan untuk menyasar mereka,” ungkap Ervan di sela peluncuran Cluster Latigo Village, Rabu (28/3/2018).

Baca Juga: Paramount Land Luncurkan Cluster Teranyar: Latigo Village

Sementara itu, Aryo Tri Ananto, Direktur Paramount Land menambahkan, produk properti yang cocok untuk generasi milenial bisa berupa kondominium atau rumah tapak.

Untuk generasi Z—dengan penghasilan yang belum tinggi—umumnya berupa hunian vertikal (high rise).

Akan tetapi, generasi milenial ini tidak hanya mencari unit. Mereka juga mempertimbangkan fasilitas yang ada di kawasan tersebut, termasuk transportasi umum.

Baca Juga: Paramount Land Tawarkan Rumah Tumbuh untuk Generasi Milenial

“Untuk itu, kami menyediakan tempat untuk mereka hangout, seperti kafe dan resto. Kami juga sediakan ruang untuk bekerja, bisa berbentuk office maupun co-working space, karena generasi milenial identik dengan generasi entrepreneur,” papar Aryo.

Dia mengatakan, harga yang dipatok untuk hunian generasi milenial berkisar Rp200 Jutaan. Bentuknya stand alone building yang terletak hanya walking distance dari pusat belanja dan kawasan perkantoran.

Apartemen Beverly 90210
Untuk menangkap potensi pasar generasi milenial, Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land mengatakan pihaknya menawarkan apartemen Beverly 90210—namanya terinspirasi dari serial televisi tenar di tahun 90-an: Beverly Hills 90210.

Beverly 90210 dikembangkan sebagai kondominium mid-rise di kawasan L’Agricola, Gading Serpong, yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa maupun eksekutif muda.

Baca Juga: Paramount Land Raih Penghargaan ‘The Highly Commended Township’

“Di sini akan disediakan aneka fasilitas yang beroperasi 24 jam, seperti kolam renang, gym, perpustakaan, mini market, laundry, serta hot spot WiFi,” jelas Andreas.

Fasilitas 24 jam diperlukan, tambahnya, karena jam kerja generasi milenial bukan lagi jam kerja pada umumnya.

Penjualan Melalui SuperPro
Tak hanya konsumen, tren cara pemasaran pun diperhatikan Paramount. Salah satunya melalui media daring (online) bertajuk SuperPro alias Supermarket Properti.

Lewat SuperPro, konsumen mendapatkan informasi seputar produk Paramount Land yang tersedia maupun yang akan diluncurkan. Mereka juga bisa membeli produk properti di semua daerah dengan cara yang lebih mudah, sesuai bujet yang dimiliki, dan dengan cara pembayaran yang sesuai.

Meski diluncurkan sejak 2015, pihak Paramount Land baru serius menggarap SuperPro mulai 2017 lalu. Hasilnya pun cukup memuaskan.

“Penjualan properti Paramount Land melalui SuperPro mencapai 8% selama 2017 lalu,” ungkap Chrissandy Dave, COO SuperPro menjawab pertanyaan RumahHokie.com.

Jika total pendapatan Paramount Land di 2017 lalu mencapai sekitar Rp1,5 triliun, maka penjualan dari leads SuperPro berkisar Rp300 miliar.

“Tak hanya properti kelas menengah, Superpro ternyata diminati konsumen menengah atas. Terbukti harga properti termahal yang dibeli lewat SuperPro mencapai Rp3 miliar,” imbuh Chrissandy.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda