Pasar Apartemen Strata Title Jakarta Diprediksi Pulih di 2021

Tekanan terhadap pasar apartemen Jakarta tetap berlanjut di 2020 ini, terutama disebabkan investor masih mempertimbangkan keuntungan dari pendapatan sewa.

Apartemen Jakarta-RumahHokie.com
Ilusrasi apartemen di Jakarta. (Foto : istimewa)

RumahHokie.com (Jakarta) – Secara umum, pasar apartemen Jakarta pada kuartal IV-2019 masih tertekan. Hal ini terlihat dari penyerapan unit yang hanya mencapai 87,2% atau turun -0,3% dibanding kuartal sebelumnya (QoQ).

Menanggapi kondisi ini, Ferry Salanto, Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia menengarai masih terjadi sentimen negatif terhadap pasar lokal.

Baca Juga: Penjualan Apartemen di Jakarta Masih Dalam Kondisi Lemah

Sementara itu, imbuhnya, pasar apartemen Jakarta mendapat tambahan sebesar 2.458 unit di kuartal IV-2019. Angka ini mengalami kenaikan 1,3% (QoQ) dan 4,8% secara tahunan (YoY). Dengan penambahan pasokan baru ini, total pasokan apartemen strata title di Jakarta mencapai 211.944 unit

Selama kuartal IV-2019 harga jual apartemen juga mengalami stagnasi di angka Rp34,8 juta per meter persegi, atau naik 0,2% (QoQ). Hal ini disebabkan karena performa penjualan yang melemah.

Prediksi Pasar Apartemen di 2020
Di tahun 2020, Colliers International Indonesia memprediksi harga jual apartemen strata title di Jakarta hanya mengalami sedikit kenaikan, yakni berkisar Rp35,5 juta per meter persegi.

“Tekanan paling besar kemungkinan terjadi di pasar menengah ke bawah, di mana pengembang berusaha menjual unit yang lebih terjangkau,” kata Ferry Salanto.

Baca Juga: Pengembang Apartemen Masih Aktif Mempersiapkan Produk Baru Ditengah Pasar yang Lesu

Tekanan terhadap pasar apartemen strata title tetap berlanjut di 2020 ini, terutama disebabkan investor masih mempertimbangkan keuntungan dari pendapatan sewa yang berimbang dengan harga beli unit.

Di sisi lain, penyerapan unit apartemen di 2020 diperkirakan akan menurun ke angka 85% – 86%, yang dipengaruhi oleh lambatnya pertumbuhan ekonomi yang mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat.

Baca Juga: Apartemen TOD Terlalu Mahal, Komitmen BUMN Dipertaruhkan

“Namun kami memperkirakan kondisi pasar apartemen akan mengalami pemulihan di tahun 2021,” kata Ferry.

Colliers Indonesia mencatat, di 2020 akan masuk tambahan pasokan baru dari delapan apartemen dengan total 13.304 unit, yakni: Bellevue Place (Gapura Prima Group), Tower Orchid Citra Living Apartment (Ciputra Group), Grand Madison (PT Agung Podomoro Land), Tower Pasadena Green Sedayu dan Langham Residence (PT Agung Sedayu Group), Sudirman Hill Residence (PT Muliaguna Propertindo Development), Verde Two (Farpoint Realty), dan West Point (PT Multi Artha Griya).

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda