Pasar Masih Lemah, Lippo Cikarang Bukukan Pendapatan Rp1,2 Triliun

Total aset Lippo Cikarang (LPCK) pada kuartal III-2016 tercatat tumbuh 3% menjadi Rp5,63 triliun dibanding Rp5,47 triliun di akhir 2015.

apartemen tower irvine - orange county - lippo cikarang - lpck - rumahhokie - dok

RumahHokie.com (Cikarang) – Pendapatan PT Lippo Cikarang, Tbk (LPCK) di kuartal ketiga 2016 mencapai Rp1,2 triliun, laba bersih komprehensif Rp525 miliar, sementara EBITDA (earnings before interest, tax, depreciation and amortization) sembilan bulan pertama 2016 sebesar Rp531 miliar.

Demikian laporan keuangan LPCK yang diterima redaksi RumahHokie.com, Senin (31/10/2016).

Baca Juga: Semester I-2016, LPCK Raih Pendapatan Rp869 Miliar

Untuk periode sembilan bulan, pendapatan dari Rumah Hunian dan Divisi Apartemen sebesar Rp608 miliar (51% dari total pendapatan), sedangkan pendapatan dari Divisi Industri dan Komersial tercatat Rp399 miliar (33%).

Sementara itu, recurring income (pendapatan berulang) LPCK menyentuh angka Rp195 miliar (16% dari total pendapatan). Angka tersebut menunjukkan kenaikan 12% dibanding recurring income di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp174 miliar.

Di sisi lain, total aset LPCK tumbuh 3% menjadi Rp5,63 triliun dari Rp5,47 triliun di akhir 2015.

“Hasil kuartal ketiga 2016 kurang memenuhi harapan kami karena melemahnya pasar properti  Indonesia. Namun dengan proyek Orange County, Lippo Cikarang memiliki proyek yang berkesinambungan,” jelas Toto Bartholomeus, Presiden Direktur LPCK.

Apartemen Keenam Orange County
Pada akhir November 2016, imbuhnya, Lippo Cikarang akan meluncurkan Newport Park, apartemen keenam di Orange County. Bekerjasama dengan Mitsubishi Corporation, apartemen ini merangkum 500 unit hunian vertikal.

LPCK adalah pengembang kawasan perkotaan dengan luas area sekitar 3.000 hektar yang mengandalkan industri sebagai basis ekonomi. LPCK telah membangun lebih dari 14.000 hunian dengan populasi 47.000.

Tercatat sebanyak 448.000 orang bekerja di sekitar 920 perusahaan manufaktur yang tersebar di kawasan industri Lippo Cikarang.

Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), LPCK memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp4,1 triliun atau setara USD 314,6 juta pada 30 September 2016.

LPCK merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci, Tbk (LPKR), salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan jumlah aset dan pendapatan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Bisnis LPKR terdiri dari residensial dan township, pusat perbelanjaan, rumah sakit, hotel, dan managemen aset.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda