Pasar Perumahan Naik Didominasi Hunian di Bawah Rp1 Miliar

Meskipun terjadi kenaikan, tingkat penjualan ini masih lebih rendah dibandingkan total penjualan rumah di 2016.

rumah-menengah-pembangunan-proyek-earlybird-rumahhokie-dok
Rumah kelas menengah (Dok. RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Tren pasar perumahan diperkirakan mulai berada di jalur yang menjanjikan. Setelah sedikit terjadi penurunan di semester I-2017, peningkatan penjualan mulai terlihat di semester kedua dan diperkirakan terus berlanjut sampai awal 2018.

Hasil survei yang dirilis Indonesia Property Watch (IPW) menyebut, penjualan perumahan di area Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) dan Banten mencapai 2.457 unit pada Q4-2017.

Baca Juga: IPW: Pasar Properti Indonesia di 2018 Lebih Prospektif

Angka ini meningkat 62,4% (qtq) dengan kenaikan tertinggi yang terjadi di wilayah Banten sebesar 124,6% (qtq), diikuti Bodebek sebesar 3,5% (qtq). Sedangkan penjualan di Jakarta mengalami penurunan 13,3% (qtq).

Seiring hal tersebut, nilai penjualan naik 46% (qtq) pada Q4-2017 dengan perkiraan transaksi sebesar Rp1.084.170.961.329. Nilai penjualan tertinggi berada di Banten sebesar 79% (qtq), diikuti Bodebek 29,9% (qtq). Sedangkan, penurunan terjadi di Jakarta sebesar 7,7% (qtq).

Baca Juga: Puncak Pasar Properti Diperkirakan Terjadi Pasca Pilpres 2019

Permintaan rumah di segmen Rp300 juta – Rp1 miliar masih mendominasi, yakni sebesar 44% dari total penjualan rumah, meskipun terjadi penurunan komposisi dari kuartal sebelumnya (46,1%).

Rumah dengan harga Rp150 juta – Rp300 jutaan mengalami kenaikan permintaan dari 26,4% menjadi 34,4% dari total penjualan rumah sampai akhir 2017.

Penurunan terjadi di segmen rumah subsidi yang turun dari 17,0% menjadi 14,9%. Tren penurunan terjadi juga di segmen rumah di atas Rp1 miliar dari 10,3% menjadi 6,7%.

Penjualan Lebih Rendah
Meskipun terjadi kenaikan, tingkat penjualan ini masih lebih rendah 9,8% (yoy) dibandingkan total penjualan rumah di 2016. Penurunan yang terjadi pada 2017 lebih dikarenakan anjloknya penjualan rumah yang terjadi di semester I-2017.

Kendati demikian, kondisi yang terjadi tersebut tidak mencerminkan kondisi tren pasar perumahan sebenarnya, karena lebih terganggu oleh isu-isu sensitif seputar Pilkada DKI Jakarta yang membuat dampak psikologis bagi pasar untuk sedikit menahan pembelian propertinya.

Baca Juga: Apa Saja yang Memengaruhi Harga Jual Rumah Anda?

Oleh karena itu, memasuki 2018 diperkirakan pasar perumahan akan tetap berada dalam posisi tren naik dan semakin meningkat sampai akhir semester I-2018.

Hal ini juga disambut oleh beberapa pengembang yang sudah mulai meluncurkan produk-produk barunya di awal-awal tahun ini, sehingga pasar perumahan pada semester I-2018 diperkirakan relatif lebih aktif dibandingkan tahun sebelumnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda