Pasar Properti Indonesia Diprediksi Semakin Menjanjikan Pasca Pemilu

Kekhawatiran akan dampak hajatan Pemilu diprediksi tidak akan mempengaruhi situasi pasar properti Indonesia, yang semakin bergerak menuju tren membaik.

Pasar properti di Indonesia, Indonesia Properti Expo, Arvin F. Iskandar, PT Adhouse Clarion Event, Gad Permata
Suasana pameran Indonesia Properti Expo (Foto: Istimewa)

RumahHokie.com (Jakarta) – Pasar Properti di Indonesia selama 3 tahun terakhir, mengalami pasang surut yang cukup signifikan. Hal tersebut dipicu karena lesunya perekonomian, dinamika kondisi politik, hingga bergesernya gaya hidup masyarakat.

Akan tetapi, banyak kalangan memprediksi bahwa tahun 2019 dirasa menjadi titik balik dari perubahan nasib pasar properti.

Property Index mencatat sejak kuartal I-2019, harga properti di Jakarta berada pada angka 131,1 atau naik sebanyak 2% (q-o-q). Kenaikan ini di atas rata-rata kenaikan per kuartal sepanjang 2018, sebesar 0,2%.

Baca Juga: Momen Pemilu 2019 Dianggap Tidak Pengaruhi Pasar Properti Indonesia

Melansir dari PRNewswire, Arvin F. Iskandar, Sekjen Real Estat Indonesia (REI) DPD DKI Jakarta, memprediksi anjloknya pasar properti akan mulai berhenti dan bertukar dengan peningkatan.

Property Index untuk kuartal II-2019 menunjukkan kenaikan, baik secara kuartalan maupun tahunan. Laju kenaikan harga properti masih belum terhenti sejak pemulihan menjelang pertengahan tahun lalu,” ujar Arvin.

Ia pun menyebutkan, dengan kenaikan harga di pasar mencapai 0,4% dan realisasi penjualan yang meningkat 20% dalam sektor perumahan, mengindikasikan bahwa penyerapan pasar cukup baik.

Baca Juga: Masih Ada Ruang Bagi Pasar Properti Jakarta untuk Bertumbuh

Kekhawatiran akan dampak hajatan Pemilu pun diprediksi tidak akan mempengaruhi situasi pasar properti nasional, yang semakin bergerak menuju tren yang membaik.

“Berkembangnya fasilitas KPR dengan suku bunga menurun dan bertambahnya jumlah pengembang subsidi, juga menjadi energi tambahan bagi industri ini. Diprediksi, dapat menjadi pilihan baru bagi para target industri dan pengembang,” kata Arvin Iskandar.

Maraknya Pameran Properti
Di sisi yang lain, prediksi kebangkitan pasar properti Indonesia turut mendorong bagi geleran pameran properti yang kian marak diadakan.

Baca Juga: Investor Masih Aktif Mengambil Berbagai Peluang di Pasar Properti Asia

Banyak developer subsidi maupun pengembang non subsidi menawarkan produknya pada pameran properti, seperti di dalam ajang Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019 yang akan dihelat pada November mendatang.

Gad Permata, Vice President PT Adhouse Clarion Events, selaku penyelenggara IPEX, berujar bahwa pihaknya melihat ada banyak sekali teman-teman pengembang properti yang semakin kreatif dalam memberi penawaran investasi properti.

“Melihat index properti yang terus berkembang, membuat kami dan para pengembang optimistis pada kuartal terakhir 2019 akan menjadi waktu emas bagi kita untuk berinvestasi properti,” tandasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda