Pasar Rukan Modern Di Pinggiran Jakarta Semakin Semarak

Laporan yang dirilis oleh Savvils Indonesia menjelaskan kini, banyak masyarakat yang memilih ruko kantor (rukan) modern dengan desain yang menarik sebagai ruang perkantoran.

Rukan Modern-RumahHokie.com-worldarchitecture
Bangunan Foresta 2 yang merupakan salah satu rukan modern di kawasan BSD. (Foto: worldarchitecture)

RumahHokie.com (Jakarta) – Konsultan properti global, Savills Indonesia menyebutkan terdapat fenomena baru yang terjadi di dalam industri properti di Tanah Air, khususnya pada tren bisnis perkantoran di kota Jakarta.

Laporan yang dirilis oleh Savills Indonesia menjelaskan kini, banyak masyarakat yang memilih rumah kantor (rukan) modern dengan desain yang menarik sebagai ruang perkantoran untuk perusahaannya.

Rukan modern masih terus diminati oleh pemilik usaha, namun kebanyakan (berada) di daerah pinggiran. Bukan di kawasan CBD,” ucap Head of Research & Consultancy Savills Indonesia, Anton Sitorus saat memaparkan tren pasar perkantoran pada kuartal I-2018, Rabu (28/03/2018) di Jakarta.

Baca Juga : Pertumbuhan Harga Sewa Gedung Perkantoran Non CBD Masih Melemah

Ia kembali menjelaskan, masyarakat yang memilih membeli atau menyewa rukan umumnya beralasan karena mereka telah nyaman berkantor di ruko dan belum terbiasa di menempati gedung-gedung perkantoran strata title.

Selain itu, rukan modern dinilai memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam hal penggunaannya. “Jika di gedung perkantoran strata title ada batasan jam, namun di rukan para penghuninya bisa lebih leluasa menggunakan ruangannya,” kata Anton.

Savills Indonesia melihat beberapa tahun terakhir ada perkembangan baru yang terjadi di sektor rukan modern.

“Kami melihat satu fenomena baru, dimana para developer tidak membangun gedung perkantoran strata. Namun, kini mereka suka membangun rukan modern di pinggiran Jakarta,” ungkapnya.

Beberapa rukan modern yang telah dibangun di daerah pinggiran Jakarta, yakni Altira Bussines Park di Sunter, Signature Office Tower di Pantai Indah Kapuk, serta Foresta di kawasan BSD.

Baca Juga : Segmen Pasar Perkantoran Akan Kembali Bergairah di 2019

Savills Indonesia membaca karakteristik pengguna rukan modern terbagi dalam beberapa bidang, seperti Trading & Retail sebanyak 34%, Banking & Finance 26% serta Manufacturing & FMCG yang mencapai angka 18%.

Desain rukan sendiri telah mengalami evolusi dari sisi rancangan. Awalnya rukan atau rumah toko (ruko) itu digunakan untuk aktivitas perdagangan. Lalu semenjak tahun 1980-an telah digunakan sebagai perkantoran.

“Rancangan bangunan rukan modern saat ini sedikit berbeda. Secara ukuran lebih besar dan fasilitasnya lebih lengkap. Walaupun hanya setinggi 4 lantai, namun ada liftnya serta basement
untuk parkir,” pungkas Anton.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda