Pasarkan Cimanggis City, PSM Mulai Lirik Digital Marketing

Penguasaan cara mengoptimalkan digital marketing oleh setiap pelaku bisnis menjadi sangat penting guna mendogkrak volume penjualan.

Pasarkan Cimanggis City, PSM Mulai Lirik Digital Marketing
Cimanggis City mulai lirik pemasaran lewat dunia maya (Foto; Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Depok) – Popularitas digital marketing sebagai alat pemasaran, tak hanya terjadi pada produk konsumtif tetapi juga untuk produk tak bergerak seperti properti.

Di lapangan, tak sedikit sales inhouse dan agen yang menjadikan dunia maya sebagai ranah memasarkan produk properti.

Menyikapi perkembangan tersebut, pengembang apartemen Cimanggis City, PT Permata Sakti Mandiri (PSM) mulai menyasar target market melalui perangkat digital marketing. Pemasaran melalui jalur online ditengarai berkisar 10% – 15%.

Baca Juga: Buka Marketing Gallery, Cimanggis City Targetkan Penjualan 40%

Sanggam Sitorus, Project Director Cimanggis City mengungkapkan, saat ini aktivitas pemasaran melalui digital marketing sudah menjadi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia.

“Oleh karena itu, penguasaan cara mengoptimalkan digital marketing oleh setiap pelaku bisnis menjadi sangat penting guna mendogkrak volume penjualan,” ungkap Sanggam pada Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat tema “Digital Marketing Pemacu Bisnis UMKM” di Marketing Gallery Cimanggis City, Depok, Rabu (24/1/2018).

Dia menuturkan, penyelenggaraan FGD kedua ini juga bertujuan untuk mendorong para pelaku bisnis, terutama Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengoptimalkan pemanfaatan digital marketing dalam memasarkan produknya.

Lebih lanjut Sanggam menjelaskan, digital marketing sudah mewarnai bisnis properti, terutama di kota besar seperti Jakarta.

“Di Jakarta, okupansi ruang perkantoran sewa berkurang 30% karena sebagian perusahaan beralih menggunakan co-working space. Di sisi lain, banyak department store di mal yang tutup—tokonya yang tutup, bukan mereknya—karena kalah bersaing dengan toko online. Jadi, mal-mal akan lebih banyak diisi gerai kuliner,” paparnya panjang lebar.

Akses Tol Buka Potensi Investasi
Terkait progres pengembangan Cimanggis City, Sanggam mengungkapkan, pihaknya akan melakukan groundbreaking pada 31 Januari mendatang. Di sisi penjualan, sebanyak 330 unit apartemen di tower 1 telah terserap pasar, dari total 800 unit.

Pasca-groundbreaking, Sanggam mengatakan, harga unit apartemen Cimanggis City akan naik sekitar 10%.

Baca Juga: Akhir Januari 2018, Cimanggis City Lakukan Groundbreaking

“Hingga akhir 2018 nanti, kami menargetkan penjualan mencapai 65%, sedangkan untuk proses topping-off akan dilakukan pada pertengahan 2019,” urainya.

Berada di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Cimanggis City terdiri dari dua menara. Tower pertama setinggi 28 lantai diperkirakan memiliki marketing sales mencapai Rp350 miliar.

Cimanggis City menawarkan konsep ‘Lagoon Leisure’ yang dilengkapi fasilitas kolam renang, children play ground, parkir semi basement, acces card, CCTV, security 24 jam, supermarket, ruang komersial serta view pegunungan.

Pembeli apartemen yang berjarak 500 meter dari pintu tol Cisalak – Jagorawi (Cijago) ini kebanyakan berasal dari Depok (40%), sementara sisanya berasal dari Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.

“Kami akan membidik pembeli dari Tangsel, karena tol Depok-Antasari (Desari) yang dibuka tahun ini akan membuka akses dari Tangerang Selatan ke Cimanggis. Selain itu, harga properti di Tangsel sudah tinggi, sehingga kurang menarik buat investor,” jelasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda