Pembangunan Capai 24,8%, Kementerian PUPR Lakukan Evaluasi Program Perumahan

Berdasarkan data Kementerian PUPR hingga tanggal Juli tahun ini, progress pembangunan fisik program perumahan baru mencapai 24,8%.

perumahan menengah - sepeda - kemenPUPR - rumahhokie - dok
Perumahan menengah (Foto: Dok. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengevaluasi pelaksanaan program perumahan untuk masyarakat Indonesia. Hal itu dilakukan demi mendorong tercapainya Program Sejuta Rumah.

“Kami terus melakukan evaluasi terhadap kinerja pembangunan rumah untuk masyarakat. Diperlukan percepatan pelaksanaan pembangunan fisik dan pengawasan di lapangan,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, seperti dilansir dari siaran pers Sabtu, (13/07/2019).

Ia menjelaskan, berdasarkan data Direktorat Jenderal penyediaan Perumahan hingga tanggal 8 Juli 2019 kemarin, progress pembangunan fisik program perumahan baru mencapai 24,8%. Sedangkan progress keuangan mencapai angka 33,56%.

Baca Juga: Anggarkan Dana Rp78,75 Miliar, Kementerian PUPR Akan Benahi 4.500 Rumah di NTB

Dalam pelaksanaannya menurut Khalawi terdapat gap antara progress fisik dan keuangan. Oleh karena itu perlu dilakukan percepatan pelaksanaan fisik dan pengawasan di lapangan.

“Kami targetkan progrnosisi capaian keuangan sebesar 95,6% dan fisik sebesar 100%, tanpa mengesampingkan kualitas atau output pekerjaan,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan capaian Program Sejuta Rumah, Khalawi Abdul Hamid menerangkan bahwa jumlahnya terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.

Dia mengungkapkan, Kementerian PUPR pada tahun ini menargetkan pembangunan rumah sekitar 1,25 juta unit.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bantu Komunitas Pedagang Bakso dan Tahu untuk Miliki Rumah Layak

Hingga saat ini, jumlah capaian pembangunan dari Program Sejuta Rumah sudah mencapai 626.330 unit rumah.

Sebelumnya untuk capaian tahun 2017, Kementerian PUPR telah membangun sebanyak 904.758 unit rumah. Sedangkan pada tahun 2018, kementerian telah berhasil membangun  1.132.621 unit rumah di berbagai daerah di Tanah Air.

Untuk mendorong terlaksananya pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), imbuh Khalawi, pihaknya juga telah menggandeng Tim Pengawal dan Pengaman pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D).

Baca Juga: Kementerian PUPR Lindungi Konsumen Rumah Subsidi Lewat Sistem Registrasi Pengembang (Sireng)

Dengan demikian, pembangunan perumahan bagi MBR dapat berjalan dengan akuntabel dan benar-benar tepat sasaran.

“Kami juga memiliki Satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah (P2PSR) dan SNVT Penyediaan Perumahan yang ada di setiap Provinsi di Indonesia, untuk membantu dalam pendataan,” pungkas Khalawi.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda