Pembangunan Jaya Mulai Bangun Pasar Senen Blok 1 & 2, Hadirkan Konsep TOD

Gedung Pasar Senen Blok 1 dan 2 akan dibangun setinggi 6 lantai, yang akan merangkum ruang usaha (kios) hingga 2.087 unit, serta fasilitas lahan parkir.

groundbreaking Pasar Senen Blok 1 dan 2, PT Pembangunan Jaya, Pembangunan Pasar Senen, Walikota Jakarta Pusat Bayu Megantara
Jajaran Direksi PT Jaya Real Property, Tbk bersama Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Megantara, saat seremoni Groundbreaking Gedung Pasar Senen Blok 1 dan 2, pada Rabu, (20/11/2019) di Jakarta. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) –  PT Pembangunan Jaya (Jaya Real Property,Tbk) melakukan proses groundbreaking Gedung Pasar Senen Blok 1 dan 2, pada Rabu (20/11/2019) di Jakarta Pusat. Fase tersebut menandai langkah awal dari pembangunan proyek komersial tersebut.

Trisna Muliadi, Direktur Utama PT Jaya Real Property, Tbk memaparkan, dalam rancangan arsitektur Pasar Senen, akan terhubung dengan gedung Blok 3 dan 4 maupun fasilitas moda transportasi publik di sekitarnya.

Hal itu dilakukan untuk memperluas konsep pembangunan Transit Oriented Development (TOD) yang kini sedang dicanangkan pemerintah.

Baca Juga: Bintaro Jaya Xchange Mulai Pembangunan Mixed Use Fase Kedua

“Kami akan membangun Pasar Senen Blok 1 dan 2 dengan total luas 69.300 meter persegi. Gedung ini akan terkoneksi dari Perempatan Kramat menuju ke terminal hingga sampai ke jalur LRT Pulogadung – Kebayoran Lama,” kata Trisna.

Bangunan Pasar Senen akan dibuat setinggi 6 lantai, yang merangkum ruang usaha (kios) hingga 2.087 unit, serta fasilitas lahan parkir.

Salah satu faktor utama yang diperhatikan adalah keamanan, di mana pasar tersebut
akan dilengkapi CCTV 24 jam di setiap sudut bangunan serta early warning system yang
dapat melacak potensi terjadinya kebakaran.

“Faktor kenyamanan bagi para pedagang dan pengunjung, seperti hadirnya fasilitas pendingin ruangan (AC) pun akan sangat diperhatikan,” katanya.

Baca Juga: Mengupas Model Bisnis Kawasan TOD di Jakarta dan Sekitarnya

Pembangunan gedung Senen Jaya ini direncanakan akan rampung pada awal tahun 2022 serta diharapkan bisa menjadi salah satu kawasan TOD teramai di Jakarta.

Dengan rencana hadirnya proyek LRT yang akan melewati Pasar Senen Jaya, menurut Trisna Muliadi akan membuat aksesibilitas dan konektivitas kawasan tersebut semakin baik, sehingga akan tumbuh dengan baik.

Dalam catatan sejarah, Pasar Senen sudah menjadi pusat perekonomian dan hiburan sejak era Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin menjabat. Ketika itu, beliau mencanangkan pembangunan Proyek Senen pada tahun 1960 yang dilengkapi berbagai fasilitas.

“Pasar ini juga menjadi sejarah pula untuk kami (Pembangunan Jaya), karena proyek inilah kami ada. Saat itu kami diberi tugas untuk melaksanakan Urban Renewal Kota Jakarta. Dan Ini (Pasar Senen) adalah proyek pertama yang kami,” jelasnya.

Baca Juga: Silk Town Lakukan Topping Off Menara Alexandria

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Walikota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara mengatakan kawasan Pasar Senen penuh dengan cerita sejarah pembangunan Kota Jakarta.

Bayu menjelaskan Pasar Senen telah ada sejak tahun 1735. Menurut dia kawasan Senen merupakan bagian yang terintegrasi dengan aktivitas selama 24 jam, karena terdapat pasar, terminal maupun stasiun kereta.

“Ini (Pasar Senen) merupakan bagian penting dan mempunyai nilai yang strategis. Nantinya, juga akan terintegrasi dengan stasiun LRT. Saat ini kami sedang membangun trotoar di sepanjang Jalan Kramat Raya. Langkah ini menjadi bagian penting dalam pembangunan konsep TOD,” tandasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda