Pembangunan Rumah Susun Atlet Asian Games Capai 40%

KemenPUPR menargetkan hingga akhir 2016 ini progres pembangunan Rusun setinggi 18 - 32 lantai tersebut bisa mencapai lebih dari 43%.

RumahHokie.com (Jakarta) – Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menyatakan, pembangunan rumah susun untuk wisma atlet Asian Games mencapai lebih dari 40%.

Hal ini disampaikan Dirjen Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Syarif Burhanuddin saat melakukan peninjauan lokasi pembangunan Rusun Atlet di Kemayoran, Jakarta, Selasa (20/12).

Syarif menjelaskan, pihaknya akan terus mendorong penyelesaian proyek multiyear tersebut sehingga bisa selesai tepat waktu. Ditargetkan pada akhir 2016 ini capaian pembangunan Rusun tingkat tinggi tersebut bisa mencapai angka lebih dari 43%.

Lebih lanjut Syarif menambahkan, Rusun tersebut nantinya akan dimanfaatkan terlebih dahulu sebagai wisma atlet yang akan berlaga di ajang Asian Games 2018 mendatang.

Setelah perhelatan olahraga tersebut selesai maka Rusun tersebut akan digunakan sebagai Rusun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sehingga mereka masih bisa tinggal di kawasan perkotaan.

Agustus 2017 Rampung
Saat ini, pembangunan Rusun yang dilaksanakan oleh Satuan Kerja Penyediaan Rumah Susun Strategis Ditjen Penyediaan Perumahan tersebut dilaksanakan di dua lokasi yang berbeda, namun tetap berada di kawasan Kemayoran Jakarta.

Jumlah Rusun yang dibangun sebanyak 10 tower dengan ketinggian bervariasi, mulai 18 lantai, 24 lantai hingga 32 lantai.

“Kami optimistis hingga Agustus 2017 mendatang seluruh pembangunan Rusun ini bisa selesai tepat waktu,” harapnya.

Sebagai informasi, Kementerian PUPR membangin sebanyak 10 tower Rusun di dua lokasi berbeda di Kompleks Kemayoran. Pertama di Blok C2 sebanyak 3 tower sebanyak 1.932 unit dan dapat menampung 5.796 orang. Kedua di Blok D10 sebanyak 7 tower, 5.494 unit dan dapat menampung 16.482 orang.

Luas masing-masing Rusun adalah 36 meter persegi terdiri dari dua ruang tidur, ruang tamu, kamar mandi dan dapur. Setiap unit Rusun nantinya telah dilengkapi dengan meubelair seperti tempat tidur, lemari pakaian dan meja kursi tamu.

Sementara itu, Kepala Satker Penyediaan Rusun Strategis Direktorat Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan Erizal menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum menemui kendala dan seluruh pelaksanaan masih sesuai jadwal pembangunan Rusun yang telah di tetapkan sebelumnya.

“Kami terus mendorong para pekerja serta kontraktor pelaksana pembangunan untuk tetap bekerja sesuai jadwal. Jika cuaca tidak mendukubg seperti turun hujan maka kami minta para pekerja untuk menyelesaikan pekerjaan di dalam Rusun misalnya penyelesaian unit kamar yang ada,” terangnya.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda