Pemerintah Besut Pameran Rumah Subsidi di Empat Kota

Untuk kali ketiga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, melalui PPDPP mengadakan Pameran Rumah Rakyat Tahun 2016 di empat kota.

kavling-perumahan-subsidi-sederhana-menengah-drone-rumahhokie-dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) kembali mengadakan Pameran Rumah Rakyat Tahun 2016.

Pameran Rumah Rakyat 2016 ini, merupakan pameran tahun ketiga yang telah dilaksanakan PPDPP dalam mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam memiliki rumah.

Menurut rencana, pameran ini akan berlangsung di empat kota di Indonesia yaitu, Jambi (12 – 16 Oktober 2016), Banyuwangi (14 – 18 Oktober 2016), Kendari (26 – 30 Oktober 2016) dan Jakarta (9 – 13 November 2016).

Kali ini, pameran mengusung tema sesuai dengan Hari Habitat Dunia 2016, yaitu “Perumahan Penggerak Perkotaan Berkelanjutan”.

Pameran ini akan melibatkan enam Direktorat Jenderal di Lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yaitu Ditjen Pembiayaan Perumahan, Ditjen Penyediaan Perumahan, Ditjen Cipta Karya, Badan Penelitian dan Pengembangan dan Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah.

Diikuti Sejumlah Asosiasi Perumahan
Sebanyak tigapuluhan pengembang yang membangun rumah dengan menggunakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR Sejahtera FLPP) akan menampilkan produk perumahan mereka, selain bank-bank pelaksana yang sudah mengadakan perjanjian kerjasama operasional dengan PPDPP.

Pameran tahun ini akan dimeriahkan dengan produk-produk perumahan besutan anggota asosiasi perumahan seperti Real Estat Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat (Apernas), Asosiasi Pengembang Perumahan Rakyat Indonesia (Asperi), Asosiasi Pembangunan Perumahan Prajurit (Aspera), serta Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumas Nasional (Asprumnas).

Tak ketinggalan, Bapertarum PNS dan Perum Perumnas juga turut serta dalam mendukung pameran rumah rakyat ini.

“Pameran ini harus sukses dan lebih baik dari tahun sebelumnya. Kesuksesan pameran ini terlihat dari pameran yang tertata dengan baik, apik dan ramai pengunjung. Sehingga diharapkan banyak terjadi transaksi nantinya,” ujar Direktur Utama PPDPP, Budi Hartono.

Harga Tak Lebih Rp133,5 Juta
Dalam pameran ini PPDPP mengharapkan agar bank pelaksana KPR Sejahtera FLPP bisa memberikan gimmick yang menarik sehingga bisa menarik jumlah pengunjung.

Sedangkan di sisi pengembang, PPDPP mengharuskan pengembang hanya menjual rumah sesuai dengan patokan harga FLPP. Seperti di Jambi dan Banyuwangi seharga Rp116,5 juta, di Jakarta Rp133,5 juta, sementara di Kendari Rp122,5 juta.

“Kami tidak menolerir penjualan rumah di atas harga tersebut,” tegas Aisyah Dewi, Staf Khusus Direktur Layanan.

Jawa Barat Terbanyak
Per Agustus 2016, PPDPP telah menyalurkan dana FLPP kepada 33.347 unit hunian senilai Rp3,256 triliun. Total penyaluran dana FLPP dari 2010 hingga Agustus 2016 sebanyak 470.943 unit dengan nilai Rp25,848 triliun.

Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) FLPP yang dipercayakan pemerintah kepada PPDPP tahun 2016 untuk disalurkan kepada MBR sebesar Rp9,227 triliun, ditambah dengan proyeksi pengembalian pokok sebesar Rp900 miliar, sehingga proyeksi ketersediaan dana sebanyak Rp10,127 triliun dengan target 95.000 unit.

Provinsi Jawa Barat masih yang terbesar menyerap dana FLPP karena di daerah ini banyak terdapat pusat-pusat industri dan merupakan provinsi terdekat dengan ibukota. Di posisi kedua hingga kelima diduduki Banten, Riau, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda