Pemilu 2019 Tidak Pengaruhi Okupansi Hotel di Jakarta

Colliers International Indonesia mengatakan selama kuartal I-2019, tingkat okupansi hotel di Jakarta terhitung hanya berada di level 55%.

Pasar bisnis hotel
Ilustrasi bisnis hotel. (Foto: Istimewa)

RumahHokie.com (Jakarta) – Penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu) 2019 tidak sanggup mendongkrak tingkat okupansi pada sektor perhotelan di Jakarta.

Konsultan properti global, Colliers International Indonesia, mengatakan momen Pemilu 2019 yang diprediksi akan berdampak pada melonjaknya tingkat keterisian hotel di Jakarta, nyatanya tidak terjadi seperti lima tahun lalu.

Dalam paparannya, Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International Indonesia mengatakan selama kuartal I-2019, tingkat okupansi hotel di Jakarta terhitung hanya berada di level 55% saja.

Baca Juga: Asosiasi: Era Industri 4.0, Hotel Dituntut untuk Tampil Instagramable

“Berdasarkan survei yang kami lakukan, apabila dibandingkan dari penyelenggaraan lima tahun lalu kegiatan politik di tahun 2019 ini ternyata tidak memberikan dampak pada penyewaan ruang hotel,” ucap Ferry, beberapa waktu lalu di gedung World Trade Center I, Sudirman, Jakarta.

Dia berujar, biasanya setiap ada event Pemilu, partai politik aktif menggunakan hotel untuk kegiatan kampanye. Akan tetapi saat ini tidak banyak partai politik yang memakai hotel untuk keperluan kampanye, sehingga tidak kuat meningkatkan okupansi hotel.

Menurutnya kalau melihat dari performa secara keseluruhan, di awal tahun tingkat hunian memiliki kecenderungan selalu slow down. 

Ferry Salanto mengatakan, hingga saat ini belum ada kegiatan dengan skala besar yang dapat menarik tamu untuk datang ke Jakarta, seperti Asian Games lalu.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2019, Harga Jual Apartemen di Jakarta Relatif Tertekan

Colliers Indonesia memproyeksikan bahwa tingkat hunian baru akan bergairah pada paruh kedua 2019. Hal itu dikarenakan, periode itu menjadi masa penyerapan anggaran pemerintah dan diperkirakan ada banyak kegiatan yang akan melibatkan pihak hotel.

Sedangkan secara kinerja tarif sewa kamar hotel di Jakarta dilihat dari kuartal IV-2018 hingga kuartal I-2019, konsultan properti itu menilainya masih cukup stabil.

Untuk total pasok pada kuartal I-2019, Colliers mencatat terdapat 41.477 unit kamar hotel yang tersedia di Jakarta.

Baca Juga: Pertumbuhan Infrastruktur Kawasan ASEAN Jadi Daya Tarik Investor

Dari jumlah tersebut, sebanyak 11.855 kamar berada di level hotel bintang 3. Sementara itu untuk hotel bintang 4 terdapat 16.248 unit serta hotel bintang 5 memiliki jumlah unit sebanyak 13.374 kamar.

“Kami memperkirakan akan ada pasok baru sebanyak 2.593 unit kamar yang datang dari hotel bintang 3 dan 4, yang siap beroperasi di tiga kuartal terkahir pada tahun ini,” pungkas Ferry.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda