Pendapatan Naik 100%, Ini Strategi Jitu Pollux Properti Indonesia

Meningkatnya marketing sales dalam dua tahun terakhir membuat PT Pollux Properti Indonesia cukup optimistis akan kinerja di 2019.

RUPST-Pollux-Properti-Indonesia-POLL-POLI-anto-erawan-rumahhokie-dok01
RUPST Pollux Properti Indonesia, Tbk (Foto: Dok. Pollux)

RumahHokie.com (Jakarta) – Setelah resmi menjadi perusahaan publik dan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada 11 Juli 2018 lalu, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL), anak usaha dari Pollux Group International menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2018.

Dalam acara pertama yang dilakukan perseroan ini, para pemegang saham menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Tahunan Perseroan, termasuk Laporan Pertanggungjawaban Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

Baca Juga: Pollux Habibie Helat Prosesi Tutup Atap Tower Ketiga Meisterstadt Batam

Presiden Komisaris PT Pollux Properti Indonesia, Tbk., Po Sun Kok menuturkan, meningkatnya marketing sales dalam dua tahun terakhir membuat Perseroan cukup optimistis akan kinerja di 2019.

Menurut Po Sun Kok, merebut pasar memang tidak mudah jika tidak dibarengi dengan strategi marketing yang baik. Untuk itu, PT Pollux Properti Indonesia, Tbk. fokus menelurkan produk yang berbeda, berkualitas, dan memberikan added value, namun tetap dipasarkan dengan harga yang relatif terjangkau.

Baca Juga: Bank CIMB Niaga Kucurkan KPA di Proyek Pollux Technopolis

“Di tahun 2019, kami masih memfokuskan pada penyelesaian proyek-proyek yang sedang berjalan, melakukan persiapan untuk proyek dalam portofolio dan melihat potensi proyek baru untuk pengembangan usaha,” ujar Po Sun Kok, Kamis (20/6/2019).

Dia menuturkan, hampir seluruh proyek Pollux Properti Indonesia saat ini mengusung konsep mega superblok yang merangkum berbagai sub sektor properti, seperti residensial, perkantoran, pusat perbelanjaan hingga rumah sakit.

Target Marketing Sales Dua Kali Lipat
Pada kesempatan yang sama, CEO PT Pollux Properti Indonesia, Tbk., Nico Po mengatakan, sepanjang 2018 Perseroan berhasil memperlihatkan kinerja yang cukup baik dengan membukukan penjualan (marketing sales) Rp928 miliar atau meningkat 110% dibanding 2017 sebesar Rp441 miliar. Sementara itu, laba bersih tercatat Rp229 miliar atau meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya yaitu Rp100 miliar.

“Pendapatan tersebut dikontribusi dari penjualan apartemen sebesar Rp594 miliar dan penjualan perkantoran sebesar Rp332 miliar. Adapun, total asset yang dimiliki Perseroan adalah sebesar Rp4,9 triliun, meningkat 48% dibanding tahun 2017 sebesar Rp3,3 triliun,” ujar Nico Po.

Baca Juga: Bangun Gangnam District, Pollux Properti Tunjuk Kontraktor China, CNQC

Di 2019 ini, Perseroan mematok target marketing sales sebesar Rp1,98 triliun atau kenaikan hingga dua kali lipat dibanding tahun 2018. Pendapatan tersebut berasal dari pengakuan pendapatan lanjutan atas booking sales yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya sampai dengan 2018, antara lain Meisterstadt sebesar Rp801,8 miliar, Chadstone (Rp511,3 miliar), Amarsvati (Rp94,6 miliar), World Capital Tower (Rp60,3 miliar), dan Gangnam District (Rp48,1 miliar).

Sedangkan pendapatan yang terjadi di 2019 terutama berasal dari booking sales proyek Chadstone sebesar Rp176,7 miliar, World Capital Tower (Rp133,2 miliar), Meisterstadt (Rp85,1 miliar), Amarsvati (Rp47,7 miliar), dan Gangnam District (Rp18,3 miliar).

Recurring Income 30%
Di samping itu, tahun ini POLL juga berencana menangguk untung dari pendapatan berulang (recurring income) di beberapa proyek, di antaranya dua proyek mal di Cikarang dan Batam.

“Kami ingin kontribusi dari recurring income bisa tumbuh dan berada di kisaran 20% hingga 30%. Sementara, untuk jangka panjang, kami menargetkan porsi recurring income hingga bisa mencapai 50%.

Baca Juga: Pollux Investasi Internasional (POLI) Resmi Catatkan Sahamnya di BEI

Menurut Nico Po, Perseroan sendiri saat ini memiliki cadangan lahan premium di beberapa lokasi seperti di CBD Jakarta dengan luas 1,3 hektar dan beberapa lokasi di Jawa Barat seluas 66,1 hektar.

Sebagai salah satu langkah meningkatkan penjualan, selain meluncurkan produk baru, perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar lebih dari Rp15,39 triliun (per 31 Desember 2018) ini juga terus menggenjot pembangunan agar penyelesaiannya bisa tepat waktu.

Hingga kuartal pertama tahun 2019, misalnya. Sejumlah proyek telah berhasil dirampungkan beberapa pembangunannya, seperti tower A1 dan A2 Meisterstadt Batam, Mal Chadstone Cikarang, serta Gangnam District Bekasi yang siap untuk pekerjaan sub-structure dan upper-structure. Tak kurang, sebesar Rp1,7 triliun dana segar telah dipersiapkan Perseroan untuk belanja modal (Capex) hingga akhir 2019.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda