Pengembang, Sales, dan Komplain Konsumen Properti

Kata iklan: “Sampaikan kepada yang lain jika Anda puas, tetapi beritahu kami jika kecewa”. Padahal faktanya, justru jika tidak puas, orang lain yang akan diceritakan.

tips investasi properti - rumahhokie - dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com – Kawan saya bikin sebuah joke segar: “Laporkan kepada saya jika Anda punya masalah hukum atau masalah lain. Akan saya laporkan kepada teman saya yang pegawai kelurahan. Dia punya tetangga polisi.”

Ini satir yang keren. Kata iklan: “Sampaikan kepada yang lain jika Anda puas, tetapi beritahu kami jika kecewa”. Padahal faktanya, justru jika tidak puas, orang lain yang akan diceritakan.

Baca Juga: Enam Tips Menghindari Jeratan Pengembang Nakal

Pada sebuah survei kepuasan pelanggan di Amerika Serikat, jika seseorang tidak puas, mereka akan cerita kepada sembilan temannya. Nah, teman-temannya itu akan menyebarkan berita tersebut ke lima kawan lainnya.

Di bisnis properti, kebutuhan service excellence dibebankan kepada developer, bukan para sales-nya. Padahal Anda tahu, justru sales yang suka mengarang seenaknya.

Baca Juga: Pengembang: Perhatikan Tiga Poin Penting Investasi Properti

Misalnya, James Ryadi, bos Lippo Group, nggak akan ngomong designated parkir satu unit satu mobil di Meikarta yang murah. Mana ada sih unit apartemen Rp127 juta dapat parkir pribadi?

Tapi si agen mikir, persoalan parkir kan urusan buyer dengan developer setelah unit jadi. Emang gua pikirin?

Nah, kalau ada masalah, silakan hubungi kawan saya. Dia kan punya teman kerja di kelurahan yang tetangganya polisi dan polisi itu punya saudara yang bekerja di sekretariat negara yang bersahabat dengan hakim yang menantunya pensiunan menteri dan sekarang suka mengajar di ITB. Hancur dah, kayak kabel kusut!

Baca Juga: Bee Marketing: Jualan Properti dengan Cara Gaduh dan Banyak Bohong

Kebiasaan lempar tanggung jawab memang sudah biasa dilakukan, terutama bagi mereka yang mampu. Tetapi awas, suatu kali Anda bakal tidak berkutik saat Pungky muntah-muntah di pagi hari karena hamil.

Anda tidak lagi bisa berkelit bahwa punya teman kerja di kelurahan. Ini urusan KUA dan sewa tenda. Selamat menimang baby.

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda