Pengembang Suryacipta Buka Pergudangan Baru di Karawang Timur

Pergudangan Suryacipta Tecnopark Blok C dibangun di lahan seluas 53.744 meter persegi dan memiliki 1 Build To Suit dan 5 unit Retail Warehouse.

pembukaan pergudangan Suryacipta Technopark Blok C, gudang logistik Suryacipta, PT SLP Surya Ticon Internusa, kawasan pergudangan di karawang
Peresmian pembukaan pergudangan Suryacipta Technopark Blok C, pada Rabu (04/12/2019) di Karawang Timur, Jawa Barat. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Karawang) – PT SLP Surya Ticon Internusa (SLP) meresmikan pergudangan baru dengan luas bangunan mencapai 51.330 meter persegi di kawasan industri Suryacipta, Karawang Timur, Jawa Barat, pada Rabu (04/12/2019).

Pembukaan pergudangan modern Suryacipta Tecnopark Blok C itu dihadiri oleh Wakil Presiden Direktur PT Surya Semesta Internusa, Tbk (SSIA), Eddy Purwana Wikanta; Presiden Direktur PT Mitsui Indonesia, Motoaki Uno; Presiden Frasers Property Plc, Sopon Racharaksa.

Surya Ticon Internusa merupakan perusahaan join venture antara Surya Semesta Internusa dengan Mitsui & Co., Ltd dan Frasers Property Public Company Limited.

Baca Juga: E-Commerce Berikan Angin Positif Terhadap Pergudangan Modern

Blok pergudangan baru di Suryacipta Karawang dibangun di lahan tanah seluas 53.744 meter persegi dan memiliki 1 Build To Suit dan 5 unit Retail Warehouse.

Disela-sela peresmian Eddy Purwana Wikanta mengatakan, pergudangan sewa tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas untuk mendukung aktivitas penyimpanan logistik para tenant yang didominasi dari industri otomotif dan e-commerce itu.

“Gudang logistik ini dilengkapi dengan CCTV yang beroperasi 24 jam, secure pass cards, lampu penerangan jalan bertenaga surya, instalasi pemadam kebakaran, serta tenaga listrik cadangan sehingga tenant dapat menjalankan bisnis dengan lebih aman, lebih efektif, dan lebih efisien” paparnya ketika ditemui RumahHokie.com.

Eddy menjelaskan kawasan industri Suryacipta memiliki total luas lahan mencapai 22 hektar dan merupakan cluster persewaan gudang dan pabrik siap pakai di Indonesia.

Baca Juga: Pasar Sewa Pergudangan Logistik di Jabodetabek Masih Menggeliat

Di dalam area tersebut, terdapat 45 unit modern pergudangan logistik. Saat ini, dia berujar jumlah lahan yang telah digunakan baru mencapai 160.255 m2 atau sekitar 73% dari total keseluruhan lahan.

Pasar Pergudangan modern Tunjukan Tren Positif
Berdasarkan data yang disampaikan oleh Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), bisnis logistik tahun ini tumbuh sekitar 10% dibandingkan tahun lalu. Sedangkan pada 2020 mendatang, mereka memprediksi bisnis logistik akan kembali tumbuh sekitar 8-9%.

Terkait hal tersebut, pengembang Suryacipta Tecnopark merasa optimistis bahwa pasar pergudangan semakin menjanjikan dan menunjukan tren positif di kemudian hari.

Baca Juga: Insentif Kebijakan Pemerintah Picu Sektor Pergudangan Asia Bertumbuh

“Kami optimistis bisnis persewaan gudang dan fasilitas pabrik siap pakai yang kami lakukan akan terus bertumbuh di masa datang,” tutur Eddy.

Menurutnya, keyakinan itu tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang begitu pesat seperti bertambahnya akses jalan, pelabuhan dan bandara.

Selain itu, pertumbuhan bisnis e-commerce dan logistik di Indonesia juga mendorong permintaan akan fasilitas pergudangan dengan fasilitas yang lengkap serta memiliki
konektivitas dengan pelabuhan, bandara dan jalan tol.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda