Pengembang: Turunnya Suku Bunga Acuan BI Bawa Angin Segar untuk Pasar Properti

Penurunan suku bunga acuan BI akan menstimulasi masyarakat untuk membeli properti, melalui KPR/KPA, khususnya untuk unit hunian apartemen.

Apartemen Skandinavia, Suku Bunga BI, Bank Indonesia
Gedung apartemen Skandinavia. (Foto: dok. Apartemen Skandinavia)

RumahHokie.com (Tangerang) – Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan dari sebelumnya 5,75% menjadi 5,5% pada Agustus 2019 lalu.

Hal tersebut didasarkan tujuan untuk mendukung stabilitas eksternal dan langkah preemtive Bank Indonesia dalam mendorong momentum pertumbuhan ekonomi dimasa mendatang.

Penurunan ini diharapkan diikuti oleh penyesuaian bunga bank nasional, seperti bunga deposito dan bunga kredit, termasuk pula kredit kepemilikan rumah (KPR) maupun kredit kepemilkan apartemen (KPA).

Baca Juga: Pasca Pemilu 2019, Penjualan Apartemen Skandinavia Capai 78%

Kepala Ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), Ryan Kiryanto, mengungkapkan penurunan suku bunga acuan ini harus diikuti oleh penyesuaian bunga perbankan dan kredit.

“Jika suku bunga kredit juga bergerak turun, diharapkan dapat mendorong permintaan
kredit baru dan tambahan kredit,” tuturnya.

Sementara itu dalam kesempatan berbeda, General Manager Marketing Apartemen Skandinavia, Hene Putro, mengatakan penurunan suku bunga acuan BI akan mendorong masyarakat untuk beli properti, khususnya unit apartemen, sehingga membawa angin segar bagi pasar.

Baca Juga: Pengembang Apartemen Skandinavia Fasilitasi Pengelolaan Apart-Hotel untuk Investor

“Dengan BI yang sedang terus menurunkan suku bunga acuannya, konsumen yang sebelumnya berinvestasi pada deposito, mulai beralih masuk pada instrumen properti. Hal itu dikarenakan mereka mendapatkan bunga KPR/KPA yang lebih murah lagi,” ujar Hene ketika Open House Skandinavia, Sabtu (31/08/2019) lalu.

Dia mengungkapkan pada 2 bulan terakhir ini, penjualan unit hunian Apartemen Skandinavia juga mengalami anomali. Sejumlah konsumen melakukan pembelian di atas 3 unit.

“Saat ini sisa unit apartemen kami hanya tersisa kurang lebih 200. Kami memperkirakan pada tengah tahun 2020 Skandinavia Apartment akan terjual habis,” ucap Hene.

Hingga bulan ini terdata lebih dari 600 unit telah siap diserah terimakan dan akan segera aktif seperti unit lainnya. Kepercayaan diri dari developer juga turut didukung dengan telah berjalannya kepengelolaan terhadap fasilitas bagi lebih dari 60 unit yang telah aktif.

Baca Juga: Foto: Begini Tampilan Interior Apartemen Skandinavia Bertema Alter Ego

Lebih lanjut, Menurut Hene Putro kondisi positif tersebut bukan saja imbas dari suku bunga BI yang turun, akan tetapi juga karena tujuan investasi yang didukung oleh hadirnya Fika Rooms.

“Unit yang tergabung dalam Fika Rooms, nantinya akan dikelola sebagai apart-hotel dengan sistem profit sharing 25%-75%. Hingga kini, telah ada 70 unit yang telah bergabung,” katanya.

Sebagai tambahan informasi, Open House Apartemen Skandinavia disemarakkan oleh tema Kemerdekaan RI. Sang developer memberikan program Cash Back hingga 45juta, perpanjangan cicilan mencapai 45 kali dan free service charge selama 8 bulan.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda