Penjualan Semen Meningkat, Solusi Bangun Indonesia Catatkan Pendapatan Rp10,378 miliar

Pendapatan Solusi Bangun Indonesia diperoleh dari sektor infrastruktur dan ritel, dengan volume penjualan semen yang naik 9%, menjadi 10,6 juta ton.

Solusi Bangun Persada, Holcim, Semen
(Foto: dok. Solusi Bangun Persada)

RumahHokie.com (Jakarta) – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) mencatatkan peningkatan total volume penjualan semen dan klinker sebesar 6,3% pada periode 2018. Capaian ini meningkat 11 juta ton menjadi 11,7 juta ton.

Peningkatan volume penjualan semen itu berdampak pada meningkatnya pendapatan SBI sebesar 11%, menjadi Rp10,378 miliar.

Perolehan tersebut didapat dari sektor infrastruktur dan ritel, dengan volume penjualan semen naik 9%, menjadi 10,6 juta ton.

Selain itu, pada unit bisnis agregat dan beton jadi, Perseroan juga mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 39%, dari Rp143,87 miliar menjadi Rp199,85 miliar.

Baca Juga: Kebutuhan Konstruksi Meningkat, Holcim Perkenalkan Produk Andalan

Dalam siaran pers yang dilansir Jumat (28/06/2019), Diah Sasanawati, Corporate Communications Manager PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, menerangkan layanan konstruksi lainnya pun tumbuh dari Rp385,61 miliar menjadi Rp406.19 miliar.

Kendati demikan, persaingan yang berujung pada tekanan harga, berimbas pada penurunan EBITDA, dari Rp1,259 triliun menjadi Rp1,075 triliun.

“SBI masih mencatat kerugian Rp828 miliar, antara lain karena situasi yang sulit di pasar serta beban kewajiban-kewajiban keuangan Perseroan,” ungkap Diah.

Baca Juga: Masuki Kuartal III-2018, Holcim Indonesia Raih Laba Penjualan 7,2%

Proyeksi bisnis semen hingga Mei 2019 masih mengalami pasang surut yang mengakibatkan
terhambatnya laju pertumbuhan volume penjualan dari target yang diharapkan.

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) mencatatkan penurunan volume penjualan semen sebesar 3,68%,. Dari pencapaian tahun 2018 sebesar 26,3 juta ton, menjadi 25.75 juta ton. Sementara total ekspor tumbuh 21,03% apabila dibandingkan 2018. Dari 2,06 juta ton menjadi 2,49 juta ton.

Hingga Mei 2019, Solusi Bangun Indonesia mengalami penurunan volume penjualan domestik sebesar 2,85 %. Dari pencapaian tahun 2018 yang berada di level 4,04 juta ton menjadi 3,92 juta ton.

Baca Juga: Tiga Pabrik Holcim Indonesia Raih Green Industry Award 2018

Sementara volume ekspor SBI mengalami penurunan 27%, dari 287 ribu ton menjadi 208 ribu ton. Akan tetapi menurut Diah, kinerja perseroan terlihat masih lebih baik dibandingkan industri secara keseluruhan.

Secara keuangan, selama kuartal I-2019, melalui sinergi perluasan jangkauan pasar
dan program-program efisiensi yang dilakukan secara internal, mereka berhasil menurunkan
tingkat kerugian hingga 63%, atau menjadi Rp123 milyar dari Rp 332 milyar pada periode
yang sama di tahun 2018.

Perseroan berharap akan terdapat peningkatan kebutuhan sekitar 3% – 4% pada kuartal II-2019 mendatang yang didukung oleh cuaca yang lebih baik, serta berlanjutnya agenda
pembangunan yang  akan dilaksanakan oleh Pemerintah maupun swasta.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda