Permata Graha Land Pasarkan Rumah Rp900 Jutaan di Kelapa Gading

Permata Gading Residence memiliki 180 unit hunian dan 20 unit ruang komersial yang dikembangkan dengan investasi Rp200 miliar.

Permata Gading Residence (Foto: Dok. Permata Graha Land)

RumahHokie.com (Jakarta) – Pengembang properti Permata Graha Land memasarkan hunian di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, yakni Permata Gading Residence.

Dipasarkan Rp900 jutaan per unit, harga tersebut terbilang murah, mengingat Kelapa Gading merupakan kawasan menengah-atas dengan harga hunian Rp1 miliar ke atas dan NJOP (nilai jual obyek pajak) yang terbilang fantastis mencapai Rp25 juta per meter persegi.

Baca Juga: Begini Penampilan Entertainment Mall Baru di Jakarta Garden City

“Pembangunan hunian ini untuk menjawab kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal dengan fasilitas lengkap, lokasi yang strategis dan harga di bawah pasaran,” ungkap Chief Executive Office Permata Graha Land, Frendcis Halim.

Dia menjelaskan, perumahan dengan total luas area 3,8 hektar ini memiliki 180 unit hunian dan 20 unit ruang komersial. Untuk mengembangkan proyek ini, Permata Graha Land menggelontorkan investasi Rp200 miliar.

Frendcis menuturkan, Permata Gading Residence merupakan perumahan pertama di Jakarta yang dibangun Permata Graha Land, menyusul proyek di Sidoarjo, Solo, dan sekitarnya.

Dia mengatakan, Permata Gading Residence menargetkan pasar keluarga muda, yang mencari hunian cukup terjangkau di Ibukota.

“Sebelumnya kami sudah memasarkan tahap 1 dan 2, yang terjual habis hanya dalam waktu 4 jam saja,” kata dia. “Di tahap ketiga ini, Permata Graha Land menawarkan dua tipe hunian yaitu Danube (60/36) dan Missisipi (72/55).”

Baca Juga: Tahun Ini, Ciputra Group Luncurkan CitraGran 2 Cibubur

General Manager Permata Graha Land, Caleb Koshashi mengatakan, meski terbilang murah untuk kawasan tersebut, Permata Gading Residence juga menyediakan fasilitas layaknya hunian kelas atas. Di antaranya adalah Club House, BBQ pit, Outdoor Gym, Playground dan taman dengan gazebo.

“Kami mendesain setiap rumah dengan desain yang elegan namun nyaman. Kami juga menyediakan fire path di setiap rumah untuk menjaga keselamatan konsumen,” kata dia.

Kenaikan Nilai Investasi 35%
Sementara itu, Direktur Marketing Permata Graha Land, Satya Adi mengatakan perumahan Permata Gading Residence tak sekadar menawarkan hunian eksklusif dengan lokasi strategis, tetapi juga kenaikan nilai investasi mencapai 35%.

“Itulah sebabnya kami menawarkan program Nomor Urut Prioritas (NUP) untuk para konsumen potensial sebelum kenaikan harga saat peluncuran perdana nanti,” kata Satya.

Keistimewaan dalam program NUP ini, konsumen dapat menikmati keuntungan sebesar Rp74 juta sehari saat pemilihan unit. Selain itu, Satya juga menjanjikan hadiah sebuah mobil BMW X1 tanpa diundi.

Baca Juga: Paula Verhoeven: Tentang Kelapa Gading dan BSD City

Ke depan, Permata Graha Land berencana melakukan ekspansi di kawasan Kelapa Gading secara bertahap dengan total luas lahan mencapai 14 hektar. Ekspansi tersebut meliputi hunian dan kawasan komersial.

“Kawasan ini masih sangat menjanjikan baik untuk investasi maupun untuk hunian, kami optimistis ke depan kawasan ini akan tetap laris manis diburu konsumen,” pungkas Satya.

Didirikan di Surabaya pada 2012, Permata Graha Land sebelumnya membangun beberapa proyek hunian di Surabaya (Bumi Pekarungan Regency) dan Solo (Mutiara Agung Residence dan Catharina Mansion).

Kesuksesan dua kota tersebut, mendorong PGL untuk mengembangkan proyek di Jakarta dan Bogor yaitu Permata Gading Residence di Kelapa Gading serta proyek kondotel dan vilatel di wilayah Puncak, Bogor.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda