Perubahan, CLBK, dan Timing Membeli Properti

Jika Anda lama nggak ke Karawang, pasti kaget berat karena “kampoeng” itu sudah jadi neverland yang bersolek total.

Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com – Masih ingat Palmolive Natural? Ini merek sabun saat saya remaja. Saat tua malah lupa, karena ketutup Biore dan lain-lain.

Produk ini sekarang masuk pangsa lumayan atas. Harganya tiga kali lipat Biore dan entah berapa kali lipat dibanding harga sabun Wings.

Ingat Pamolive seperti CLBK. Lama tak bertemu, sekarang bikin deg-degan.

Baca Juga: Investor Panik dan Investor Burung Bangkai

Jika Anda lama nggak ke Karawang, pasti kaget berat karena “kampoeng” itu sudah jadi neverland yang bersolek total. Mal gede, apartemen dan landed house mahal Grand Taruma.

Ini kota tua yang dulu seperti tanpa masa depan. Kuburan-kuburan modern bahkan dibangun di situ semua. Taman Memorial Graha Sentosa, Taman Kenangan Lestari, San Diego Hills dan Al-Azhar. Itu terminal akhir pesawat ke akhirat.

Tapi lihat kota itu sekarang. Seperti sabun Palmolive berbalur Milk & Honey berharga Rp95 ribu. Jadi ingat Pungky.

Baca Juga: Berbisnis Properti Pun Harus Pandai Memilih Teman

Dulu dia gadis culun yang lulus SMP Pasir Batu, Desa Ringin Jaya tanpa lampu. Kakinya keseleo gara-gara nyobain sepatu hak tinggi. Sekarang malah main sepatu roda dengan rok mini bikin mbah Dastro batuk-batuk kumat asma.

Banyak hal berubah di sekitar kita. Jika Anda belum juga memutuskan beli rumah, Anda hanya akan kebagian ujung aspal tanpa kode pos. Dan di situ nggak ada Pungky, yang ada Kuntilanak!

F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda