Pintu Masuk Rumah Sesuai Aturan Feng Shui (Bagian 2)

Warna, bentuk, dan bahan baku pintu harus disesuaikan dengan posisi dan peletakannya. Salah penempatan, akan mengakibatkan konflik antarelemen.

Pintu berwarna putih mewakili elemen Logam dan cocok diletakkan di Barat dan Barat Laut. (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

Oleh: Mauro Rahardjo & Lelyana Rahardjo

RumahHokie.com – Prinsip feng shui yang umum diketahui orang adalah prinsip interaksi antara lima elemen (Wu Xing), yaitu Air menghidupi Kayu, Kayu menyalakan Api, Api membakar menghasilkan abu (Tanah), di dalam Tanah ada partikel Logam, dan Logam bisa mencair.

Maka apabila kita berbicara mengenai bentuk, warna, dan bahan pintu masuk sebuah rumah, akan terkait dengan hubungan antarelemen tersebut.

Baca Juga: Pintu Rumah Sebagai Jalan Masuk Energi Chi

Secara umum, setiap arah hadap kompas memiliki elemen dasar, yaitu: Air ada pada posisi Utara; Api di posisi Selatan; Kayu ada di posisi Timur dan Tenggara; Logam di posisi Barat dan Barat Laut; sedangkan Tanah ada di posisi Timur Laut, Tengah, dan Barat Daya.

Dalam prinsip feng shui kita tidak menempatkan elemen-elemen yang konflik. Antara Kayu dengan Logam ada konflik, begitu pula antara Air dengan Api.

Prinsip yang berlaku, yaitu untuk suatu elemen akan harmonis dengan (1) elemen yang sama dengan elemen tersebut, (2) elemen yang menunjang elemen pada arah kompas itu, (3) elemen  yang dihasilkan oleh elemen tersebut. Sedangkan Tanah relatif netral dengan unsur-unsur yang lain.

Baca Juga: Tips Mengatur Energi Chi Agar Rumah Membawa Hoki

Oleh sebab itu, untuk arah kompas yang menyimbolkan Api (Selatan), baik menempatkan bentuk dan warna pintu yang bernuansa Api, atau yang menunjang Api, yaitu aura Kayu, serta elemen yang ditunjang, yaitu yang beraura Tanah.

Barangkali akan lebih mudah dituliskan dalam tabel sebagai berikut :

Warna dan bentuk pintu dengan elemen Air: biru tua, hitam, berombak, bahan kaca.
Warna dan bentuk pintu dengan elemen Kayu: hijau, biru muda, empat persegi panjang, bahan kayu.
Warna dan bentuk pintu dengan elemen Api: merah, ungu, pink, jingga, segitiga, runcing, bahan kimia.
Warna dan bentuk pintu dengan elemen Tanah: kuning, cokelat, cream, bujur sangkar, bahan marmer dan granit.
Warna dan bentuk pintu dengan elemen Logam: putih, abu-abu, kuning emas, bulat, oval, bahan logam.

Baca Juga: Hati-hati Bahaya Chi Jelek (Sha Chi) dari Dalam Rumah

Untuk lebih jelas kita bisa melihat beberapa contoh pintu berikut ini yang terkait dengan warna, bentuk, dan bahan:

Pintu yang umum dijumpai adalah pintu yang terbuat dari kayu. Oleh karena pintu tersebut memiliki pola bentuknya, ada yang lengkung (yaitu bentuk berunsur Logam) dan yang memiliki unsur segitiga (yaitu bentuk yang memiliki unsur Api). Penempatannya sesuai dengan tabel dan uraian yang telah dijelaskan di atas.
Tidak banyak pintu yang bentuknya benar-benar bulat seperti contoh ini. Pintu berbentuk lingkaran yang menyerupai simbol sebuah koin ini dibuat karena disesuaikan dengan bentuk bangunan utama yang kreatif. Bila diinginkan nuansa Logam yang benar-benar Logam, yaitu daun pintu yang terbuat dari Logam serta bentuknya gagah menunjukkan sifat Logam yang menjadi bahan bakunya.
Dulu di Tiongkok klasik banyak didapati bentuk pintu bulat, sebagai pintu “langit” berunsur Logam. Sekarang tidak lagi didapati pintu-pintu seperti ini.
Pintu Air terbuat dari bahan kaca. Karena sifatnya yang transparan seperti Air, acap kali diletakkan di belakang rumah untuk menikmati kebun dan taman yang dibangun di pinggir atau di tengah; agar bisa menikmati pemandangan yang ada, seperti taman.
Pintu Kayu terbuat dari bahan Kayu dan bentuknya yang empat persegi panjang merupakan contoh yang paling umum sebagai bahan pintu. Aura kayu bisa lebih diperkuat dengan adanya teras dan bahan kayu.
Pintu Api bentuknya segitiga atau memiliki motif segitiga, dan bisa diperkuat dengan warna merah atau kemerahan. Pintu seperti ini jarang dijumpai, kecuali di jaman Gothic di Eropa, ketika bentuk-bentuk runcing menjadi tren di saat itu.

(Bersambung)

Dr. Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo adalah Pendiri Feng Shui School Indonesia. Pasangan suami-istri yang tinggal di Surabaya ini merupakan penulis artikel feng shui untuk RumahHokie.com.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda