Potensi Investasi Kawasan Timur Jakarta di Mata Broker Properti

Untuk membangun infrastruktur di Timur Jakart, pemerintah menggelontorkan investasi tidak kurang dari Rp264,7 triliun.

jababeka - cikarang-rumahhokie.com
Kawasan Jababeka, Cikarang (Foto: Dok. RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kawasan Timur Jakarta, yakni Bekasi, Cikarang, dan Karawang, telah lama menjadi jantung perekonomian Indonesia.

Kawasan industri ini juga menjadi tujuan utama investasi global menanamkan modal di Tanah Air. Tercatat, kontribusi Timur Jakarta terhadap ekonomi nasional menjadi yang terbesar kedua setelah DKI Jakarta.

Baca Juga: Cikarang Diprediksi Bakal Jadi Kota Mandiri Terlengkap

Kementerian Perindustrian RI mendorong penerapan Indonesia 4.0 di Cikarang, di mana teknologi menjadi kunci peningkatan produktivitas, kualitas dan efisiensi produk untuk daya saing Indonesia. Lima sektor industri prioritas Indonesia 4.0, yaitu elektronik, otomotif, makanan dan minuman, kimia, dan tekstil.

Fasilitas dan sarana infrastruktur penunjang mobilitas pun terus ditambah di Timur Jakarta, antara lain KRL Commuter Line, Elevated Toll Road Jakarta – Cikampek (selesai awal 2019), MRT Balaraja – Cikarang, LRT Jakarta – Cikarang, High Speed Train Jakarta – Bandung, Bandara Internasional Kertajati dan Pelabuhan Patimban.

Belum lagi jalur Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang menghubungkan Cimanggis – Cibitung serta Tol Becakayu (Bekasi – Cawang – Kampung Melayu). Untuk membangun seluruh infrastruktur tersebut, pemerintah menggelontorkan investasi tidak kurang dari Rp264,7 triliun.

Dua Syarat Properti Sukses
Daniel Handojo, Associate Executive Director Century 21 Indonesia mengatakan potensi yang luar biasa di Timur Jakarta harus disiasati pengembang dengan membangun proyek yang mudah terserap pasar.

“Proyek yang sukses memiliki beberapa syarat. Pertama, target market yang sesuai produk yang dipasarkan,” kata Daniel saat konferensi pers peluncuran Ginza Business Loft besutan Jababeka Residence, Selasa (31/7/2018).

Baca Juga: Jababeka Luncurkan Ginza, Business Loft Pertama di Timur Jakarta

Kawasan dengan fasilitas lengkap dan produk unik yang belum pernah dibuat, imbuhnya, juga menjadi daya tarik bagi konsumen.

“Syarat kedua adalah infrastruktur yang masif. Kita sama-sama ketahui bahwa pembangunan infrastruktur dan transportasi sangat masif di Timur Jakarta. Kalau kita lihat potensinya mirip dengan kawasan Jakarta Barat, dimana saat ini orang beramai-ramai berinvestasi di Timur Jakarta,” papar Daniel.

Seperti Shenzhen di China
Pada kesempatan yang sama, Erwin Karya, Associate Director Ray White Indonesia mengatakan hal senada dengan Daniel. Menurutnya, saat ini Ray White memiliki 175 kantor dan kantor di Timur Jakarta saat ini masuk dalam jajaran Top 5.

“Ini membuktikan penjualan properti di Timur Jakarta demikian masif,” katanya. “Dimana ada kawasan industri, maka di sana properti akan berkembang, karena perputaran uang terjadi di sana.”

Baca Juga: Potensi Properti Cikarang Diprediksi Semakin Benderang

Erwin pun membandingkan kawasan Timur Jakarta, yakni Bekasi, Cikarang, dan Karawang dengan Shenzhen di China.

“Kawasan Timur Jakarta dengan Jakarta ibarat Shenzhen dengan Hong Kong. Shenzhen merupakan kawasan industri yang belakangan berkembang, namun saat ini harga properti di sana lebih tinggi sedikit dibanding Hong Kong yang merupakan pusat bisnis,” jelas Erwin.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda