Prediksi 5 Tren Properti Tahun 2020 yang Wajib Diperhatikan Investor

JLL mencatat hingga kuartal III-2019, investasi real estate di kawasan Asia Pasifik telah mencapai nilai USD125 miliar, atau naik 10% apabila dibandingkan dengan tahun lalu.

5 tren utama yang menjadi perhatian para investor di tahun 2020, JLL Asia Pasifik
Pasar perkantoran menjadi salah satu sektor properti yang dilirik oleh para investor di tahun 2020 mendatang. (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Jones Lang Lasalle (JLL), baru-baru ini memprediksi tahun 2020 menjadi periode yang menggembirakan bagi industri properti di Asia Pasifik.

Volume investasi diperkirakan meningkat seiring ketertarikan para investor asing untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut.

Dalam laporannya yang dirilis, Kamis (19/12/2019), JLL Asia Pasifik mencatat hingga kuartal III-2019, investasi real estate di Asia Pasifik telah mencapai USD125 miliar.

“Jumlah itu naik 10% apabila dibandingkan dengan tahun lalu, dan diproyeksikan terus meningkat pada 2020 mendatang,” tutur Stuart Crow, CEO of Capital Markets JLL Asia Pasifik.

Baca Juga: Investasi Real Estat Asia Pasifik Tahun 2020 Akan Ungguli Wilayah Lain

Selain data tersebut, berdasarkan hasil survei JLL mengungkapkan bahwa ada lima tren utama yang perlu menjadi perhatian para investor di tahun depan, jika berencana melakukan investasi di wilayah Asia Pasifik.

1. Permintaan aset logistik sangat tinggi
Konsultan real estal global itu melihat minat investor terhadap sektor logistik terus meningkat. Maka dari itu investor harus menjadi lebih kreatif untuk mengakses aset yang berkualitas.

Stuart menjelaskan, tipe-tipe perusahaan yang tertarik pada properti logistik adalah produsen barang konsumen, perusahaan logistik pihak ketiga dan industri manufaktur, hingga perusahaan e-commerce terus mendorong permintaan ruang pergudangan sewa.

2. REITS menjadi perhatian selanjutnya
Pada 2019, REITs (Real Estate Investment Trusts) Asia Pasifik memecahkan rekor
baru pendanaan dengan menembus lebih dari USD 14 miliar. Angka tersebut melebihi capaian sebelumnya, yakni USD13,8 miliar pada 2013.

Baca Juga: Daya Saing Kota Mampu Pengharuhi Keputusan Investasi Real Estat

JLL memprediksikan bahwa akan ada lebih banyak penawaran umum perdana di Singapura dan India tahun depan, yang sebagian besar didorong oleh fokus strategi pertumbuhan dan kinerja perdagangan yang konsisten.

3. Inisiasi berkesinambungan menghadirkan kesempatan investasi
Gedung-gedung perkantoran dan residensial generasi selanjutnya dipersiapkan untuk menjadi lebih ‘hijau’ dengan teknologi ramah lingkungan.

Menurut Stuart, hal tersebut dilakukan demi menghemat biaya operasional dan dengan desain inovatif untuk menarik lebih banyak penghuni dan penyewa.

Baca Juga: Co Working Space Aktif Menguasai Penyerapan Perkantoran di Jakarta

“Kami yakin bahwa pemerintah di kawasan ini (Asia Pasifik) sangat sadar akan konsep berkesinambungan. Mereka akan proaktif dalam mengubah kota-kota di kawasan mereka, agar menjadi kota yang pintar dan ramah lingkungan,” paparnya.

4. Dominasi pasar ruang perkantoran
Menurut JLL Premium Office Rent Tracker, perusahaan teknologi – terutama platform online – semakin berperan besar dalam menentukan harga sewa perkantoran premium.

Jika periode sebelumnya okupansi ruang perkantoran didominasi oleh perbankan dan industri jasa keuangan, maka ke depan JLL melihat perusahaan teknologi akan kian mendominasi dan berperan  dalam pasar ruang perkantoran.

“Inilah yang terjadi di kota-kota dengan tingkat inovasi yang tinggi, seperti Beijing,
Tokyo, Seoul, Shanghai, Singapura, dan Osaka,” kata Stuart.

5. Booming co-working akan berlanjut
JLL melihat permintaan akan ruang kerja bersama (co-working space) terus tinggi dan ada lebih banyak kesempatan pertumbuhan untuk operator ruang kerja bersama dan penyedia kantor.

Mereka memprediksi co-working space dapat berkembang di kota-kota utama seperti Jakarta, Singapura, Tokyo dan Sydney.

“Ruang kerja fleksibel di Asia Pasifik terus menarik perhatian para investor dan penyewa karena sektor ini mempertahankan tren pertumbuhannya yang kuat,” tandas Stuart Crow.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda