Presiden Resmikan 6.000 Unit Rusunami Seharga Rp293 Juta

Sembilan menara rumah susun yang diperuntukkan bagi pekerja ini dapat dimiliki dengan cicilan Rp1,2 juta per bulan dan tenor 20 tahun.

rusun atlet asian games kemayoran - fb-kemenpupr - rumahhokie-dok-2
Pembangunan rumah susun (Foto: Dok. KemenPUPR)

RumahHokie.com (Tangerang Selatan) – Dua tahun sejak pencanangan Program Sejuta Rumah di Semarang, 29 April 2015 lalu, Presiden RI, Joko Widodo kembali meresmikan dimulainya pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) bagi pekerja di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4/2017).

Pembangunan Rusunami tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari Program Sejuta Rumah serta dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2017.

PT PP melalui PP Urban berupaya untuk mengatasi backlog perumahan yang terjadi di Indonesia. Pembangunan Rusunami dengan total 6.000 unit ini diberi nama kawasan PP Urban Town Serpong yang dikhususkan bagi para pekerja di daerah Serpong

Baca Juga: Apa Sebab Pengembang Enggan Membangun Rusunami?

Rusunami yang dibangun di atas lahan 8,5 hektar ini terdiri dari 11 menara dengan konsep mixed-use development yang dilengkapi perkantoran dan pusat perbelanjaan.

Dari 11 menara, 9 menara di antaranya diperuntukkan bagi pekerja dan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) yang dapat menampung sekitar 18.000 jiwa.

Dengan luas 30 m2, masing-masing unit terdiri dari 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi, ruang keluarga, dan dapur. Setiap unit dibanderol Rp8,4 juta per meter persegi atau Rp293 juta per unit.

Baca Juga: Presiden Imbau Masyarakat Hati-hati Agunkan Sertifikat Tanah ke Bank

PP Urban Town Serpong dilengkapi dengan fasilitas umum dan sosial, seperti penitipan anak bagi para pekerja, play group, ruang publik, serta fasilitas penunjang keseharian lainnya.

Rusunami Urban Town Serpong ini merupakan hunian strategis karena hanya berjarak 1,5 kilometer dari pintu tol gerbang Bumi Serpong Damai dan 2,5 kilometer dari Stasiun Kereta Api Sudimara.

Cicilan Rp1,2 Juta per Bulan
Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo mengatakan, Rusunami Tipe 30 yang dijual Rp293 juta per unit bisa dimiliki dengan uang muka 1% atau sekitar Rp2,9 juta, cicilan per bulan sebesar Rp1,2 juta dengan tenor 20 tahun.

“Jangan sampai para pembeli (Rusunami ini) di luar pekerja. Kalau Rusunami ini habis, akan kita dorong terus untuk dibangun lagi (di tempat lain) untuk para pekerja kita. Ini merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi para pekerja dan MBR dengan perumahan yang terjangkau dan layak huni,” jelas Presiden Jokowi seperti dinukil dari siaran pers KemenPUPR.

Baca Juga: Menteri PUPR Resmikan Pembangunan Rusunami Sentraland Bekasi

Menurutnya, Pemerintah terus membangun rumah-rumah dengan harga yang terjangkau bagi MBR dan para pekerja, baik yang dilakukan oleh Kementerian PUPR maupun pengembang, ditambah bantuan pembiayaan pemerintah melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Pemerintah (FLPP) sehingga MBR dapat memeroleh KPR subsidi tersebut.

“Saya akan dorong terus Kementerian PUPR dan BUMN, didukung oleh BPJS dan Bank BTN untuk membangun rumah murah dan terjangkau, tetapi harus dijamin laku,” tegas Presiden.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda