Rilis Aquos Sound Partner, Sharp Perkenalkan Cara Baru Nikmati Musik

Aquos Sound Partner digadang tak mengganggu pengguna ketika berbincang, lebih aman digunakan saat berkendara, serta mengurangi gangguan telinga.

sharp - sashi kumar - aquos sound partner - rumahhokie - dok copy
Aquos Sound Partner dapat dikoneksikan dengan TV melalui Bluetooth Dongle, dimana satu TV dapat digunakan oleh dua pengguna peranti ini. (Foto: Dok. SEID)

RumahHokie.com (Cirebon) – Melakukan inovasi di bidang audio, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) memperkenalkan produk berbasis one-of-a-kind technology yang diberinama Aquos Sound Partner (AN-SS1). Perangkat audio teranyar yang diciptakan dengan konsep Ear Free Bluetooth Shoulder Speaker ini siap dipasarkan pada Februari 2019 mendatang.

Berbeda dengan peranti audio yang menutupi telinga, bluetooth speaker ini dikalungkan di leher sehingga tak mengganggu pengguna ketika berbincang dengan lawan bicara, lebih aman digunakan saat berkendara, serta mengurangi gangguan telinga yang kerap menjadi permasalahan dari earphone atau headphone.

Baca Juga: Manjakan Konsumen, Sharp Lakukan Transformasi Mobile Service Station

“Aquos Sound Partner akan jadi perangkat tepat untuk mereka yang ingin dengar musik dengan nyaman, aman, sekaligus gaya,” jelas Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Sabtu (26/1/2019).

Sementara itu, Sashi Kumar, Senior Engineer Sharp & Onkyo Electronics Malaysia menjelaskan, Aquos Sound Partner didesain untuk menemani keseharian konsumen dalam mendengarkan musik sembari beraktivitas.

Desain minimalis dengan berat relatif ringan sebesar 88 gram, membuat Aquos Sound Partner dapat menemani konsumen lebih lama tanpa perlu memberi efek lelah atau keberatan akibat body speaker-nya.

Baca Juga: Sharp Kenalkan LED TV dengan Fitur Lantunan Azan Muzammil Hasballah

Berdasarkan fungsi, Aquos Sound Partner disertai dengan Bluetooth versi 4.1 yang memiliki koneksi lebih baik, lebih canggih, dan lebih cepat. Peranti ini digadang hemat daya karena menggunakan baterai rechargeable lithium yang bisa digunakan 14 jam dengan mengisi daya sekitar 2,5 jam.

sharp aquos sound partner - anto erawan -rumahhokie - dok copy
Sharp Aquos Sound Partner (Foto: Anto Erawan – RumahHokie.com)

Aquos Sound Partner dapat dikoneksikan dengan TV melalui Bluetooth Dongle, dimana satu TV dapat digunakan oleh dua pengguna peranti ini.

Untuk pengguna ponsel pintar, tak per khawatir, karena Aquos Sound Partner kompatibel dengan iOS maupun Android, bahkan dapat menangkap perintah berbasis Siri atau Google Assistant.

Baca Juga: Tawarkan Solusi Energi Terbarukan, Sharp Bangun Panel Surya di Tiga Negara

“Dengan segala kecanggihannya, Aquos Sound Partner tidak melulu harus digunakan untuk mendengarkan musik, tetapi lebih dari itu yaitu untuk menonton TV hingga menambah efek seru saat bermain game,” jelas Kumar.

Varian warna Aquos Sound Partner juga cukup beragam, seperti hitam, navy blue, putih, dan rose gold. Harga yang dipatok di Indonesia berkisar Rp1.699.000.

“Kami yakin bisa menembus penjualan hingga 7.000 – 10.000 unit dalam setahun pertama,” imbuh Andry Adi Utomo.

aquos sound partner - anto erawan - rumahhokie - dok
Dikalungkan di leher, Aquos Sound Partner dapat dihubungkan dengan TV dan ponsel (Foto: Anto Erawan – RumahHokie.com)

Empat Produk Kuasai Pasar
Lebih lanjut Andy menuturkan, meski kondis ekonomi belum sepenuhnya pulih, PT Sharp Electronics Indonesia terbilang sukses di 2018 silam dengan pertumbuhan pendapatan mencapai 115%.

Tak hanya itu, Gfk juga mencatat empat produk besutan Sharp berhasil menguasai pasar, yakni LED TV, lemari es, AC, dan mesin cuci.

Baca Juga: Lemari Es Sharp Kantongi Sertifikasi Halal dari MUI

“Di 2018, produk lemari es Sharp menguasi pangsa pasar 27,8%, TV LED meraih 22,8%, produk AC menguasai 27,6% pangsa pasar, sedangkan mesin cuci mencapai 25,7%,” jelas Andry.

Dia mengatakan, pertumbuhan penjualan paling signifikan terjadi pada produk lemari es dengan dipasarkannya Lemari Es Halal Series. Menurutnya, kesuksesan ini merupakan hasil analisa Sharp membaca peluang pasar yang mayoritas muslim.

“Tahun ini, Sharp Indonesia menargetkan pertumbuhan hingga 115%. Optimisme tersebut mengacu pada pertumbuhan industri manufaktur yang diperkirakan meningkat hingga 5,4% di 2019,” pungkas Andry.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda