Rilis Fifty Seven Promenade, Intiland Tawarkan Cara Pembayaran Unik

Dengan area pengembangan 3,2 hektar, Fifty Seven Promenade menyediakan beragam fungsi, seperti kondominium, perkantoran, apartemen servis, dan area ritel.

Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta)PT Intiland Development, Tbk (DILD) mengumumkan segera meluncurkan proyek mixed-use di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Proyek bernama Fifty Seven Promenade ini rencananya akan dirilis pada 26 Agustus 2017 mendatang.

Dengan area pengembangan 3,2 hektar, Fifty Seven Promenade menyediakan beragam fungsi, seperti kondominium, perkantoran, apartemen servis, dan area ritel.

Baca Juga: Capai Target Penjualan 2017, Intiland Andalkan Proyek Existing

Archied Noto Pradono, Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland menjelaskan, pengembangan Fifty Seven Promenade merupakan langkah strategis perseroan dalam mengantisipasi tren kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas hunian dan komersial modern di pusat kawasan bisnis Jakarta yang terkoneksi dengan infrastruktur dan transportasi publik.

Berlokasi dekat dengan Bundaran Hotel Indonesia serta pusat perbelanjaan, hotel, dan perkantoran, Fifty Seven Promenade bakal memiliki beragam fasilitas transportasi publik modern, seperti jalur mass rapid transit (MRT), light rail transit (LRT), halte bus Transjakarta, dan kereta cepat bandara.

“Kawasan ini sudah matang. Semua fasilitas yang mendukung kenyamanan sudah tersedia, termasuk jaringan transportasi publik terintegrasi yang terpusat di kawasan ini,” jelas Archied kepada wartawan, Selasa (22/8/2017).

Harga Mulai Rp2,8 Miliar
Dia menjelaskan, Fifty Seven Promenade dikembangkan dalam dua tahapan. Tahap I meliputi area 1,3 hektar yang akan memiliki dua tower kondominium, yaitu City57 (24 lantai) dan Sky57 (49 lantai).

Maket Fifty Seven Promenade (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)
Maket Fifty Seven Promenade (Foto: Anto Erawan – RumahHokie.com)

Sementara pada pengembangan tahap II dengan area 1,9 hektar, Intiland akan membangun dua tower perkantoran, satu tower apartemen servis (serviced apartment), dan ritel promenade.

Pada pengembangan tahap I, akan dibangun dua tower kondominium yang menyediakan 496 unit hunian terdiri dari tipe studio hingga 3 kamar tidur.

Baca Juga: Pasar Properti Belum Pulih, Laba Bersih Intiland Naik 24,6%

Tower kondominium City57 memiliki sebanyak 260 unit yang terdiri dari tipe studio (42 m2), tipe 1 bedroom (55 m2), dan tipe 2 bedroom (104 m2). Sementara tower kondominium Sky57 menawarkan sebanyak 236 unit, yang meliputi tipe 1 bedroom (82 m2), tipe 2 bedroom (115 m2), dan tipe 3 bedroom (183 m2).

“Unit-unit kondominium di Fifty Seven Promenade dipasarkan dengan harga berkisar Rp2,8 miliar hingga Rp9 miliar,” tutur Direktur Pemasaran Intiland, Susan Pranata, Pada kesempatan yang sama.

Skema Balloon Payment
Untuk para konsumen, imbuh Susan, Intiland menawarkan cara pembayaran tunai bertahap: uang muka 5%, cicilan 60% dibayar selama 48 kali, sedangkan sisanya 35% dibayar dengan skema balloon payment.

“Cara pembayaran ini kami rasa cocok untuk kondisi pasar yang belum mau spending terlalu banyak,” tambahnya

Baca Juga: Wajib Diketahui, Regulasi Baru Kepemilikan Properti oleh Orang Asing

Saat RumahHokie.com menanyakan, apakah Fifty Seven Promenade menargetkan ekspatriat, Susan mengatakan, saat ini minat dari WNA masih sangat sedikit, kebanyakan peminat proyek ini masih investor lokal, baik dari Jakarta, maupun luar daerah seperti Surabaya.

“Kami berharap ada WNA juga yang bisa membeli unit di Fifty Seven Promenade, karena secara konsep dan lokasi sangat cocok buat WNA,” ujarnya.

Rampung Dalam Lima Tahun
Salah satu keunikan kondominium ini adalah menempatkan fasilitas pada lantai teratas tower City57 atau berada di lantai 23 dan 24. Pada area tersebut akan dibangun sky garden, berupa jembatan yang menghubungkan antara tower City57 dan Sky57.

Di lantai teratas tower Sky57 tersedia fasilitas kolam renang indoor. Total area yang disediakan untuk fasilitas publik mencapai 5.000 m2.

Archied memaparkan, Fifty Seven Promenade dirancang oleh konsultan arsitektur asal Inggris, Broadway Malyan yang bekerjasama dengan PT Pandega Desain Weharima (PDW) sebagai konsultan arsitektur lokal.

Selain itu, Davy Sukamta & Partners ditunjuk sebagai konsultan struktur, Belt Collins Singapura sebagai konsultan landscape, serta Ines Gerlacht Interior Singapura sebagai desainer interior.

“Pembangunan Fifty Seven Promenade menurut rencana akan dimulai pada semester pertama 2018. Sedangkan keseluruhan proyek akan selesai dalam waktu lima tahun,” pungkas Archied.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda