The Rising Momentum Bisnis Properti di Indonesia

Perlu adanya sinergi antara Pengusaha, Pemerintah serta Perbankan demi terwujudnya The Rising Momentum dalam bisnis properti di Indonesia.

BTN Golden Property Awards-RumahHokie.com-adhitya-5044
Founder Intiland Group, Hendro S.Gondokusumo (dari kiri) bersama Founder Jababeka, S.D Darmono dan Founder Lippo Group, James Riady serta Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk menjadi pembicara dalam talkshow The Rising Momentum pada gelaran BTN Golden Property Awards (GPA) 2017. (Foto: Adhitya)

RumahHokie.com (Jakarta) – Sinyalemen positif terpancar dari pernyataan deretan tokoh besar pengusaha properti Indonesia mengenai kebangkitan dan perkembangan industri properti di tahun yang akan datang dalam bincang-bincang dengan tema The Rising Momentum.

Dihelat pada gelaran BNI Golden Property Awards (GPA) 2017, Jakarta, Senin (11/9/2017) dengan dipandu oleh Najwa Shihab ini,  menekankan adanya sinergi berbagai pihak terkait agar terciptanya iklim bisnis properti yang baik.

Menurut Founder Intiland Group, Hendro S. Gondokusumo, masyarakat memiliki dana untuk berinvestasi, hanya saja mereka berpikir dengan cermat dalam menentukan bentuk investasi-nya. Ia menambahkan, jika diinvestasikan untuk properti, masyarakat akan lebih selektif memilih dengan melihat kualitas dari desain bangunannya.

Sedangkan, PT  Jababeka, S.D Darmono mengatakan dengan terjadinya backlog sebesar 11,7 juta saat ini, perlu adanya kreatifitas dalam menciptakan pasar baru.

“Saya melihat, pasar menumpuk di Pulau Jawa, terutama di kota-kota besar. Seharusnya, diciptakan di daerah-daerah baru yang kawasannya masih berkembang dengan
kombinasi terdapatnya lapangan kerja. Menurut saya, kini saatnya lah momentum kebangkitan pasar properti di Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga: Bangun Optimisme, BTN Golden Property Awards 2017 Diselenggarakan

Hal yang senada juga diungkapkan oleh CEO Lippo Group, James Riady, mengenai optimismenya akan kondisi bisnis properti yang semakin membaik. Di Indonesia, kita bisa melihat pertumbuhan semua indikator ekonomi meningkat. Di sisi yang lain, kebutuhan-kebutuhan itu cukup besar.

“Dibutuhkan adalah konsep untuk mengatasi penurunan kondisi pasar properti di Tanah Air. Saya menghimbau, agar semua jajaran dalam Pemerintah turut memberikan suasana yang sejuk, suasana dimana para investor dan developer merasa nyaman untuk berinvestasi,” kata bos megaproyek, Meikarta ini memberikan saran.

Sudah saatnya semua pihak terkait dunia properti untuk saling bersinergi dan bekerjasama dalam membangun pertumbuhan bisnis properti di Tanah Air.

Baca Juga : Paramount Land Raih Prestasi di BTN Golden Property Awards 2017

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero), Tbk, Maryono juga menganggap kebangkitan pasar properti di Indonesia bukanlah mimpi. Moment itu sudah ada di depan mata kita. Hal itu didasari oleh program Pemerintah Pusat yang sudah menginisiasi program satu juta rumah.

“Dengan program tersebut membuat KPR Rumah Subsidi pada tahun 2016 tumbuh 30 %. Hingga semester tiga tahun 2017, sudah tumbuh hingga 34 %. Di sisi yang lain, Bank Indonesia juga menurunkan suku bunga FLPP. Melihat faktor-faktor tersebut, saya kira inilah momentumnya,” ungkap Maryono.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda