Rumah Panggung, Konsep Hunian Paling Tepat saat Banjir Melanda

Saat banjir melanda, alternatif pilihan yang dapat dilakukan adalah dengan meninggikan permukaan lantai. Namun, langkah paling tepat mengadopsi konsep rumah panggung.

foto : i.ytimg.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Curah hujan yang tinggi, ditambah drainase air yang tersumbat jadi penyebab timbulnya banjir. Bagi mereka yang tinggal dilingkungan rawan banjir, tentu ini menjadi mimpi buruk.

Agar tetap aman dan nyaman saat banjir, penting memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Langkah pertama yang mesti dicermati jika Anda tetap memilih tinggal dilingkungan rawan banjir yaitu dengan memperhatikan aksesibilitasnya. Jika memungkinkan, baiknya mendesain ulang konstruksi bangunan tersebut.

Baca Juga: Paula Verhoeven: Tentang Banjir Kelapa Gading dan BSD City

Alternatif pilihan lainnya, dapat Anda lakukan dengan meninggikan permukaan lantai atau mengadopsi konsep rumah panggung sekali pun untuk jangka waktu yang panjang.

Model hunian ini diyakini memiliki banyak keunggulan. Selain terbebas dari banjir, zona aktivitas dan kenyamanan si penghuni dipastikan terjaga dengan baik.

Dua Zona
Konsep rumah panggung terbagi dua zona (bawah dan atas). Ruang di lantai bawah biasanya dapat difungsikan sebagai publik area yang sifatnya semi permanen. Area tersebut hanya difungsikan sebagai carport, service area, serta taman.

Sedangkan zona di bagian atas, semua fungsi ruang termasuk area aktivitas penghuni yang sifatnya privat ditempatkan dilantai atas, furnitur beserta isi rumah lainnya lebih aman dari genangan air.

Agar kondisi fisik dan struktur bangunan tetap prima, pastikan bahwa pemilihan material konstruksinya tahan terhadap cuaca serta genangan air. Perlu diketahui, tema rumah panggung dapat diadopsi menyesuaikan kontur lahan.

Jika ingin lebih aman, tentukan ketinggian lantai bangunan dari muka jalan. Untuk menghindari genangan air yang berkelanjutan, baiknya buatkan pula resapan air di beberapa sudut hunian Anda.

Pemanfaatan Ruang
Manfaatkan ruang terbuka yang ada di bagian bawah dengan membuat lubang biopori atau sumur resapan. Tujuannya agar genangan air mudah surut, Anda juga dapat menempatkan rumput atau tanaman lain sebagai penghijauan.

Dengan mengadopsi konsep ini, Anda dan keluarga dipastikan akan lebih merasa nyaman saat musim hujan. Terlebih lagi, rumah beserta isinya jadi ekstra aman saat ditinggalkan waktu banjir.

Dedy Mulyadi

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda