Satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah Dibentuk

Pembentukan Satgas tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Nomor 53/KPTS/DR/2018.

rumah subsidi - kemenpupr - rumahhokie - mei18 - dok
Rumah subsidi (foto: Dok. KemenPUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) membentuk Satuan Tugas Pemantauan dan Pengendalian Program Sejuta Rumah.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pembentukan Satgas tersebut diharapkan mampu melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Sejuta Rumah di Indonesia.

Baca Juga: Inilah Kendala Pembangunan Rumah Rakyat Menurut REI dan APERSI

Pembentukan Satgas tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Nomor 53/KPTS/DR/2018 Tentang Pembentukan Satuan Tugas Pemantauan dan Pengendalian Program Satu Juta Rumah tanggal 26 April 2018.

Hal itu juga sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Proyek Strategis Nasional dan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2015 – 2019 maka perlu dibentuk Satgas untuk mendorong pelaksanaan proyek satu juta rumah yang merupakan bagian dari proyek strategis nasional.

Adapun susunan keanggotaan Satgas Pemantauan dan Pengendalian Program Satu Juta Rumah terdiri dari tiga tim yakni Pengarah, Tim Satgas dan Sekretariat. Untuk Pengarah terdiri dari Ketua Pengarah yakni Dirjen Penyediaan Perumahan, dan beranggotakan Dirjen Pembiayaan Perumahan, Dirjen Cipta Karya, Dirjen Bina Kontruksi dan Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR.

Baca Juga: 4 Tips Rahasia Mendapat Rumah Subsidi dari Pemerintah

“Tugas dan kewenangan Satgas, selain melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan bidang perumahan, mereka pun bertugas untuk menindaklanjuti berbagai pengaduan dari masyarakat di bidang perumahan,” urai Khalawi dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com.

Lebih lanjut dia menegaskan, pembentukan Satgas ini juga untuk menjawab banyaknya pengaduan di lapangan terkait kualitas rumah yang dibangun. Keberadaan Satgas ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan rumah.

“Satgas ini juga harus benar-benar melakukan pengecekan di lapangan terkait pembangunan rumah bagi masyarakat. Jangan main-main dengan proyek satu juta rumah ini. Masyarakat masih banyak membutuhkan hunian yang layak,” tandasnya.

Dorong Target Sejuta Rumah
Khalawi menjelaskan, pembentukan Satgas ini sangat penting untuk mendorong pembangunan rumah bagi masyarakat.

“Selain itu, Satgas tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan capaian Program Sejuta Rumah,” kata Khalawi.

Apalagi, imbuhnya, kemampuan pemerintah untuk membangun rumah masyarakat hanya sebanyak 20% yang berasal dari dana APBN. Sedangkan hunian yang berasal dari subsidi seperti KPR FLPP sekitar 30% dan sisanya 50% berasal dari hunian yang dibangun oleh pengembang serta masyarakat.

Baca Juga: Kementerian PUPR Salurkan KPR FLPP Rp4,5 Triliun di 2018

“Hingga saat ini Program Sejuta Rumah belum pernah mencapai target. Akan tetapi jumlah capaiannya terus meningkat dari tahun ke tahun. Kami tetap optimistis tahun ini target satu juta rumah bisa tercapai,” katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Kementerian PUPR, capaian pembangunan rumah di 2015 mencapai 699.770 unit, di 2016 meningkat menjadi 805.169 unit, dan di 2017 lalu kembali meningkat mencapai 904.758 unit.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda