SCG Raih Pendapatan Rp52,416 Miliar Pada Kuartal II-2018

Hingga kuartal II-2018, Penjualan SCG mengalami kenaikan sebesar 2% (q-o-q). Hal itu disebabkan adanya peningkatan volume penjualan dan harga dari ragam lini produk mereka..

SIAM CEMENT Group-RumahHokie.com
(Foto : SCG)

RumahHokie.com (Bangkok)Siam Cement Group (SCG) mengumumkan telah meraih pendapatan sebesar Rp52,416 miliar pada kuartal II-2018 dari hasil penjualan produknya.

Jumlah penjualan yang diraih SCG tersebut meningkat sebesar 2% (q-o-q). Hal itu disebabkan adanya peningkatan volume penjualan dan harga dari sebagian besar kegiatan bisnis.

Walaupun demikian, laba mereka pada hasil kinerja periode ini, mengalami penurunan sebesar 6%, sehingga menjadi Rp5,397 miliar atau setara USD389 juta apabila dibandingkan tahun lalu.

Baca Juga : SCG Benamkan Dana Rp324 Miliar untuk Saham Mitra 10

Dirilis dari siaran pers, Jum’at (27/07/2018), Roongrote Rangsiyopash, Presiden dan CEO SCG menerangkan, penurunan itu disebabkan oleh melambatnya kinerja dari bisnis bahan kimia dan pendapatan dividen dari bisnis investasi yang turut terkoreksi di negaranya.

“Selain itu, pendapatan dari ekspor untuk kuartal I-2018, meningkat 27% karena keuntungan tidak berulang dalam penjualan investasi pada tahun sebelumnya,” tuturnya.

Meningkatnya nilai mata uang baht Thailand, disinyalir menjadi penyebab tren positif itu terjadi. Kondisi tersebut tidak berubah jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Sedangkan untuk bisnis mereka di kawasan Indonesia, SCG melaporkan pendapatan dari penjualan periode kuartal II-2018, sebesar Rp3,075 miliar atau setara dengan USD221 juta. Angka tersebut meningkat sebesar 26% (y-o-y). Pendapatan itu mencakup penjualan dari operasional di dalam negeri dan impor dari Thailand.

Baca Juga : Bermitra dengan SCG, Dow Ubah Sampah Plastik Jadi Aspal Jalan

Di Tanah Air, perusahaan yang memproduksi semen dan bahan bangunan, bahan kimia, serta kemasan ini memiliki total aset mencapai Rp21,269 miliar, setara dengan USD1,489 juta.

Belum lama ini, mereka baru saja mengakuisisi 29% saham PT Catur Sentosa Adiprana Tbk, perusahaan ritel modern yang menjual produk bahan bangunan dan rumah tangga.

Akuisisi ini dimanfaatkan perusahaan untuk memperbanyak toko retail, guna memperluas jangkauan distribusi material dan bahan bangunan serta produk rumah tangga lainnya.

CSA memiliki dua lini bisnis utama yakni, toko ritel modern yang bernama Mitra10 serta bisnis pendistribusian produk-produk rumah tangga. Mereka menargetkan pembangunan 50 toko baru hingga akhir tahun 2021.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda