Sebelum Diaplikasikan, Ketahui Dulu Spesifikasi Materialnya

Struktur atap baja ringan bisa jadi solusi terbaik saat ini. Material pengganti kayu ini memiliki tingkat kekuatan yang berbeda ketimbang marterial lain.

Proses pemasangannya membutuhkan aplikator khusus. Foto : tukangbajaringanbandung.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Rangka atap merupakan elemen konstruksi terpenting dalam sebuah rumah. Tulang struktur atap ini memiliki peran khusus. Karenanya, material yang digunakan haruslah kuat.

Jika dulu kebanyakan orang menggunakan kayu sebagai rangka atapnya, seiring perkembangan zaman, kini mereka lebih memilih baja ringan sebagai penggantinya.

Selain ringan, material satu ini memiliki tingkat kekuatan yang berbeda dengan material lain. Pemasangannya pun relatif singkat ketimbang rangka atap kayu.

Baca juga : Selain Meredam Panas, Atap Ini Mampu Menahan Beban 540 Kilogram

Agar fisik atap rumah Anda tetap prima dalam kondisi apapun, ketahui juga komponen strukturnya. Material baja yang digunakan haruslah baja bermutu tinggi.

Berikut ini, tips memilih dan mengetahui elemen utama dalam konstruksi rangka atap baja ringan yang harus Anda perhatikan.

Pastikan Kekuatan Materialnya
Material baja memiliki beragam tingkat kekuatan. Saat ini, material terbaik adalah baja ringan yang memiliki spesifikasi hi-ten g550 lapis zinc dan alumunium.

Material tersebut memiliki tegangan leleh 550 mpa. Kekuatan bahan ini berbeda dengan baja konvesional.

Kekuatan fisiknya lebih baik ketimbang kayu, rangka atap ini tidak termakan rayap. Umur rangka atap baja ringan memiliki jangka waktu yang panjang. Material ini bisa diinjak-injak, juga mampu menahan beban genteng.

Cermati Desain dan Perhitungkan Strukturnya
Ada beberapa tipe penyedia rangka atap baja ringan. Umumnya, produsen menggunakan software khusus untuk merancang desain rangka atap. Aplikasi ini mampu menghitung detail rinci, menunjukkan dimensi rangka dan tingkat kekuatannya.

Software itu juga dapat mensimulasikan beban rangka atap kelak. Dari software tersebut menghasilkan gambar kerja, jenis sambungan dan jumlah sekrup di setiap sambungan.

Amati pula pemasangan dan perakitan rangka baja ringan. Pastikan bahwa, pemasangannya tidak dilakukan oleh sembarang tukang.

Biasanya, aplikator rangka atap baja telah memiliki sertifikat sebagai pemasang. Dengan demikian, Anda mendapatkan jaminan bahwa desain berupa gambar dapat dipasang dengan benar dan sesuai.

Lakukan pengawasan berkala dari supervisor yang telah ditunjuk oleh fabricator maupun dari pemilik brand.

Bagi Anda yang ingin menggunakan material baja ringan untuk atap rumah, semoga rincian tips di atas akan dapat berguna. Selamat merenovasi.

Dedy Mulyadi

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda