Selain Eropa, Properti di Sydney juga Diminati Pasar Asia

Sydney masih menjadi kota paling diminati untuk investasi. Peningkatan pasar propertinya terkuat dan paling abadi di Australia.

Foto : azamaraclubcruises.com

RumahHokie.com (Sydney) – Pasar properti Sydney mengalami peningkatan yang signifikan. Selama empat tahun terakhir, kenaikannya mencapai 50% hingga 75%.

John McGrath, Founder and Executive Director McGrath Estate mengatakan bahwa, setiap tahunnya pasar properti Sydney mengalami pertumbuhan antara 12% hingga 15%. Seperti dikutip NYTimes.com.

“Dengan hampir lima juta penduduk, Sydney tetap menjadi kota dengan pasar properti terkuat dan paling abadi di Australia,” ucap McGrath.

Baca juga : Harga Hunian di Sydney Naik Paling Tinggi di Australia

Di distrik pusat bisnis misalnya, tipe apartemen dua kamar tidur dipasarkan mulai USD2.5 juta. Lokasinya berada di kawasan dengan perkembangan wilayah yang bagus dan modern.

Menurut Michael Lowdon, Direktur Ray White Residential Sydney CBD. Untuk unit apartemen dengan tiga kamar tidur, harga jualnya berkisar AUD3 juta (dolar Australia) hingga AUD8 juta. Sedangkan unit semi penthouse dibanderol mulai AUD5 juta sampai AUD10 juta, dan penthouse AUD10 juta sampai AUD30 juta.

Meski pasokannya sempat turun 38% pada 2014, kata Michael Pallier, Managing Director Sydney Sotheby Internasional Realty. Angka jual rumah dan apartemen mengalami peningkatan yang cepat, karena permintaan cukup tinggi.

Persentase penyerapannya, 55% dari rumah yang dijual di lelang, dengan 45% dari penjualan melebihi 1 juta dolar Australia.

Pasar properti paling diminati adalah antara AUD500 ribu dan AUD3 juta. Pasar mewah mulai di sekitar USD2 juta hingga puluhan juta dolar Amerika. “Paling diminati adalah rumah dengan pemandangan Sydney Harbour Bridge atau pemandangan pusat kota,” ungkap Pallier.

Selama lima tahun terakhir, distrik bisnis pusat kota telah menjadi tempat yang lebih populer untuk tempat tinggal. Khususnya di wilayah seperti Barangaroo, Walsh Bay dan Millers Point menempatkan posisi dengan harga tertinggi.

Pembeli properti Australia
Kebanyakan pembeli properti berasal dari luar Australia. “Mereka adalah para ekspatriat yang ingin memiliki rumah atau ingin menetap di Australia,” kata McGrath.

Sejumlah kecil pembeli properti mewah merupakan warga Inggris kelas atas yang ingin memiliki rumah atau liburan,” kupas Craig Pontey, Direktur Ray White Double Bay. Beberapa pembeli lainnya berasal dari Timur Tengah, khususnya Dubai.

Seperempat pembeli asing lainnya berasal dari Asia. Pallier mengatakan, sebagian besar dari China. Peningkatan jumlah pembeli juga berasal dari India, Singapura, Malaysia, Hong Kong dan Thailand.

Syarat kepemilikan
Ekspatriat diperbolehkan membeli properti di Australia dengan catatan khusus. “Mereka yang ingin membeli rumah harus mengikuti persyaratan yaitu, penanaman modal asing harus disetujui terlebih dahulu. Persetujuannya diberikan dalam waktu dua minggu,” urai McGrath.

“Pada Desember 2015, pemerintah Australia membebankan pajak pembelian untuk akuisisi real estate asing, mulai dari AUD5 ribu untuk pembelian di bawah AUD1 juta yang merupakan mayoritas transaksi luar negeri,” imbuhnya.

Pemerintah New South Wales memperkenalkan pajak tambahan sekitar 4% untuk pembeli asing. Pada tahun ini, 0,75% pajak tambahan lahan.

Dedy Mulyadi

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda