Selamatkan Aset Bersejarah, Kemendikbud Akan Beli Rumah Milik Pencipta Lagu Hymne Guru

Kemendikbud sedang dalam tahap negosiasi dengan ahli waris rumah milik Sartono, pencipta lagu Hymne Guru. Nantinya, rumah tersebut akan digunakan sebagai museum pendidikan,

Rumah Sartono, Pencipta Hymne Guru akan dijual, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(Foto: Sugeng Harianto)

RumahHokie.com (Madiun) – Rumah miliki mendiang Sartono, pencipta lagu ‘Hymne Guru’ akan dibeli oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Rencana tersebut dilakukan setelah mengetahui bahwa rumah sederhana yang terletak di Kecamatan Kartoharjo, Madiun, Jawa Timur itu dikabarkan akan dijual oleh pihak keluarga besar Sartono.

Mengutip Detiknews, Hariyadi, Ketua PGRI Kota Madiun menerangkan bahwa hunian bernilai sejarah itu rencananya akan dibeli oleh Kemendikbud dan bisa dimanfaatkan untuk museum pendidikan.

Baca Juga: Mbah Parno, Pegawai Tertua Masjid Istiqlal Diberi Rumah Setelah 66 Tahun Mengabdi

“Alhamdulillah ada solusi untuk menyelamatkan rumah itu. Jika sudah menjadi aset Kemendikbud, bisa digunakan untuk museum. Saya dikabari kemarin,” tuturnya

Meskipun demikian, Hariyadi menjelaskan pihak Kemendikbud masih melakukan negosiasi dengan keluarga ahli waris, terkait harga jual dari properti yang sarat akan nilai sejarah tersebut.

Ia menerangkan, rumah Sartono ditawarkan dengan harga jual properti di atas rata-rata Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), yakni sebesar Rp3,5 juta hingga Rp4 juta per meter persegi.

Baca Juga: Deretan Rumah yang Berperan dalam Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Padahal, menurutnya NJOP rumah tersebut hanya berkisar Rp2 juta hingga Rp 2,5 juta saja. “Harga penawarannya sepertinya diatasi NJOP. Jadi, kemungkinan ini masih dalam musyawarah,” katanya.

Menurut Hariyadi jika memang nanti ada masalah soal tingginya harga penawaran, mereka tetap memperjuangkan, agar aset tidak dibeli oleh orang umum.

Saat ini rumah berukuran 15 x 8 meter yang berdiri di lahan tanah seluas 231 meter persegi itu masih ditempati oleh, istri almarhum Sartono Damijati dan juga anak angkat mereka, Ratno.

Baca Juga: Diubah Tampilannya, Gedung Bank Tua Ini Jadi Perpustakaan yang Keren

Damijati menceritakan banyak kenangan indah yang terjadi di rumah berdinding kayu tersebut. Salah satunya, disaat mendiang suaminya menciptakan lagu Hymne Guru.

Terkait rencana pembelian rumah yang akan dilakukan oleh Kemendikbud, Damijati mengaku dirinya senang jika Kementerian tersebut akan berniat membeli aset properti itu.

“Soal rumah dijual, saya pasrah dan terimakasih buat PGRI yang sudah ikut membantu perjuangkan,” ujar Damijati

Dia mengatakan, jika rumah itu sudah laku dijual oleh keluarga Sartono, dirinya belum tahu akan tinggal di mana. Sebab, ia belum memiliki uang untuk menyewa atau membeli rumah.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda