Semester I-2018, Bank BTN Kucurkan KPR Sebesar Rp38,4 Triliun

Hingga paruh pertama 2018, Bank BTN masih menguasai 37,47% pangsa pasar KPR nasional dan 94,12% pangsa KPR subsidi.

Bank-BTN-kinerja-per-30-Juni-2018-Anto-Erawan-rumahhokie-
Bank BTN pada semester II-2018 kembali mengalirkan kredit dengan skema FLPP - (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com).

RumahHokie.com (Jakarta) – Kredit perumahan menjadi faktor pendongkrak utama kredit PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) pada semester pertama 2018. Pada paruh pertama tahun ini, kredit perumahan tercatat tumbuh 19,76% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp191,30 triliun.

Penyaluran kredit Bank BTN sendiri mencapai Rp211,35 triliun, atau naik 19,14% dibanding semester pertama tahun lalu yang hanya Rp177,40 triliun.

Baca Juga: Bank BTN Optimistis Pertumbuhan KPR Capai 20% Tahun Ini

Menurut Maryono, Direktur Utama Bank BTN, angka pertumbuhan kredit yang ditorehkan Bank BTN ini di atas rata-rata pertumbuhan kredit industri perbankan yang tercatat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hanya mencapai 10,26% secara tahunan (data per Mei 2018).

“KPR subsidi dan non subsidi yang memiliki porsi lebih dari 73,5% dari total kredit keseluruhan masih menjadi penggerak utama laju pertumbuhan kredit Bank BTN,” kata Maryono kepada awak media di Menara Bank BTN, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

KPR subsidi tumbuh paling tinggi, yakni 30,26% (yoy) menjadi Rp83,36 triliun, sementara KPR non subsidi tumbuh 13,4% (yoy). Dengan kinerja ini, imbuhnya, Bank BTN masih menguasai pangsa pasar KPR nasional sebesar 37,47% dan menjadi penyalur terbesar di antara perbankan lain untuk KPR Subsidi sebesar 94,12%.

Baca Juga: Bank BTN Rilis KPR Khusus Atlet dengan Masa Cicilan 30 Tahun

Maryono menambahkan, khusus untuk Program Sejuta Rumah, per Juni 2018, Bank BTN sudah menyalurkan KPR untuk 423.303 unit rumah dengan nilai Rp38,4 triliun baik dalam bentuk KPR subsidi maupun non subsidi.

Dari keseluruhan penyaluran KPR tersebut, 307.360 unit di antaranya berbentuk kredit konstruksi perumahan. Adapun khusus untuk KPR subsidi Bank BTN sudah mendistribusikan pinjaman untuk 297.044 unit rumah dengan nilai Rp17,15 triliun.

Kembali Kucurkan KPR FLPP
Untuk paruh pertama tahun ini, Bank BTN mengucurkan KPR subsidi dengan skema Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan bantuan uang muka. Bank BTN pada semester II-2018 akan mengalirkan kredit dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Dengan adanya FLPP tersebut diharapkan akan meningkatkan kapasitas kredit perseroan sehingga masyarakat dapat memiliki rumah yang layak dengan cara  mudah, cepat dan murah sekaligus dapat mempercepat pencapaian program sejuta rumah,” kata Maryono.

Baca Juga: Menggiurkan, Investasi Rumah Bekas dari Pelelangan Bank BTN

Pada sektor kredit konstruksi perumahan, dia menambahkan, Bank BTN mencatatkan pertumbuhan kredit konstruksi sebesar 17,03% (yoy) atau sebesar Rp27,60 triliun.

“Semester kedua kami akan terus menggenjot kredit perumahan untuk mengejar target kredit kami tahun ini yang diharapkan dapat tumbuh di atas 20%,” kata Maryono.

Di sisi lain, laju pertumbuhan kredit yang tinggi diimbangi dengan kualitas kredit yang terus membaik. Maryono menuturkan, Bank BTN memperbaiki Non Performing Loan (NPL) gross dari sebesar 3,23% pada semester pertama tahun lalu menjadi hanya 2,78%  pada periode yang sama tahun ini.

“NPL gross terendah berhasil dicatatkan segmen KPR subsidi yang hanya sebesar 1,21%.  Angka tersebut lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1,66%,” pungkasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda