Sharp Targetkan Porsi Penjualan Via Online Naik 500%

Data dari Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA), pertumbuhan perdagangan elektronik di Indonesia tahun ini akan tumbuh sebesar 122%.

pabrik sharp - rumahhokie - dok
Foto: solarpowerportal.co.uk

RumahHokie.com (Jakarta) – Kondisi pasar elektronik Indonesia di 2016 tercatat mengalami penurunan 2,7% dibanding tahun sebelumnya. Penurunan ini dikarenakan beberapa faktor, di antaranya penurunan daya beli masyarakat. Demikian data yang dirilis GFK.

“Walaupun kondisi pasar kurang baik, namun hasil penjualan Sharp sepanjang 2016 mengalami peningkatan tipis sekitar 2% dibanding 2015. Sementara pertumbuhan market share Sharp menjadi 19,6% untuk seluruh total kategori,” jelas Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) dalam acara press conference peluncuran slogan Sharp ‘Be Original’ di Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Menurutnya, di tahun 2016 Sharp masih mencetak prestasi, dengan total memproduksi 15 juta unit lemari es, 20 juta unit TV, dan 5 juta unit mesin cuci.

Melirik Pasar Online
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memerkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2017 akan naik 5,1% – 5,3%.

Hal ini, menurut Andry, menjadi landasan bagi Sharp untuk membuat strategi pemasaran guna meningkatkan hasil penjualan dan market share. Salah satunya adalah dengan menggarap lebih serius pasar perdagangan elektronik (e-commerce).

“Saat ini Sharp telah menjalin beberapa kerjasama dengan beberapa toko online di Indonesia. Selama 2016, penjualan melalui kanal ini masih memberikan kontribusi sebesar 1%,” jelasnya. “Bandingkan dengan porsi pemasaran tradisional yang mencapai 80%.”

Menurut data dari Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA), pertumbuhan perdagangan elektronik di Indonesia tahun ini akan tumbuh sebesar 122%. Ini memperlihatkan adanya peluang yang cukup menggiurkan untuk digarap.

Sharp pun akan membuat produk-produk yang berbeda untuk membedakan pasar offline dan online hingga masing-masing kanal akan memiliki kelebihan untuk ditawarkan kepada konsumen, imbuh Andry yang mengatakan tahun ini Sharp menargetkan porsi penjualan melalui media online mencapai 5%.

Optimisme 2017
Di 2017 ini, Sharp menargetkan pencapaian penjualan peralatan rumah tangga (home appliances) meningkat sebesar 7% dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini diperkirakan konsumsi masyarakat akan meningkat karena adanya hari raya tahun baru China, lebaran, dan natal serta Program Sejuta Rumah dari pemerintah. Hal ini dibarengi dengan meningkatnya middle-upper class di Indonesia, sehingga daya beli masyarakat meningkat,” jelasnya.

Di lini produk LED TV, Sharp menargetkan penjualan sebesar 165% dibanding tahun lalu dengan target sebesar 1,5 juta unit LED TV selama setahun.

“Kami memprediksi akan ada peningkatan permintaan televisi, karena pemerintah mulai mencanangkan siaran TV digital di tahun 2018. Jadi akan ada banyak orang yang beralih dari TV CRT ke TV LED,”  pungkas Andry.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda