SNVT Penyediaan Perumahan NTB Siap Bangun Rusun dan Rusus

Pembangunan Rusun dan Rusus akan dilaksanakan melalui Satuan Kerja Non Vertikal tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Provinsi NTB.

Kementerian PUPR bangun rumah khusus dan rumah susun di NTB, Rusun di NTB
Penerima bantuan program bedah rumah di NTB. (Foto: dok. Kementerian PUPR)

RumahHokie.com (Jakarta) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai membangun rumah susun dan rumah khusus untuk masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pembangunan rumah susun (Rusun) dan rumah khusus (Rusus) tersebut akan dilaksanakan melalui Satuan Kerja Non Vertikal tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi NTB.

Dalam siaran pers yang dirilis Rabu, (17/07/2019), Bulera, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Provinsi NTB, mengatakan bahwa pihaknya siap untuk melaksanakan pembangunan Rusun dan Rusus di daerah-nya.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bantu Komunitas Pedagang Bakso dan Tahu untuk Miliki Rumah Layak

“Kami menganggarkan total dana sebesar Rp20,504 milyar untuk pembangunan Rusun dan Rusus di sejumlah daerah di NTB,” terangnya.

Kesiapan itu ditandai dengan pelaksanakan penandatanganan kontrak antara SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi NTB dengan sejumlah kontraktor sebagai pelaksana pembangunan hunian bersubsidi tersebut.

Tercatat, beberapa kontraktor telah ditunjuk oleh Kementerian PUPR. Diantaranya adalah CV. Cinta Bahagia yang menangani paket Pembangunan Rumah Susun NTB 1, dengan nilai kontrak Rp3,48 milyar.

Baca Juga: Dorong Capaian Program Sejuta Rumah, Kementerian PUPR Siapkan Strategi Khusus

Bulera mengatakan Rusun tersebut dibangun untuk digunakan Ponpes Ulil Albab di Desa Perian, Kecamatan Motong Gading, Kabupaten Lombok Timur.

Selain itu, terdapat pula PT Performa Trans Utama, kontraktor yang menangani paket Pembangunan Rumah Susun NTB 3 untuk Ponpes Al-Madina di Keluruhan Kenanga, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Nilai kontrak pembangunan proyek Rusun ini mencapai Rp2,351 milyar.

Sedangkan CV. Rangga Makazza akan menangani proyek pembangunan Rumah Khusus NTB 1 di Kelurahan Jatiwangi, Asakota, Kota Bima, dengan nilai kontrak Rp5,494 miliar.

Baca Juga: Kementerian PUPR Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Bali

Untuk pembanguanan rumah khusus NTB 2 di Desa Kukin, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, Kementerian PUPR telah menunjuk CV Sagita dengan nilai kontrak Rp4,559 milyar.

Kementerian juga menunjuk CV Kurnia Karya untuk menangani Pembangunan Rumah Khusus NTB 3 di Desa Martak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Timur, dengan nilai kontrak Rp4,617 milyar.

Bulera menambahkan, pihaknya berharap seluruh kontraktor pelaksana dapat melaksanakan proses konstruksi Rusun dan Rusus sesuai dengan spesifikasi yang direncanakan.

“Kami berharap dengan konstruksi bangunan yang baik, maka dapat tercapai keterpaduan antara perencanaan dan realisasi pembangunan di lapangan,” tandasnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda