Sophia Latjuba: Harga Properti di Indonesia Tidak Masuk Akal

Properti dianggap sebagai ajang investasi yang menggiurkan oleh banyak kalangan, termasuk para artis, namun tak demikian halnya dengan Sophia Latjuba.

sophia latjuba - properti indonesia -rumahhokie - anto erawan - dok1
Sophia Latjuba (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Properti dianggap sebagai ajang investasi yang menggiurkan oleh banyak kalangan, termasuk di antaranya para artis dan selebritas.

Namun, tak demikian halnya dengan Sophia Latjuba. Aktris dan penyanyi berdarah Jerman ini dengan tegas menyatakan tak tertarik mengeluarkan uang untuk membeli properti.

Baca Juga: Merry Riana Berbagi Tips Jualan Properti dan Lika-liku Kehidupannya

Ditemui saat peluncuran Lemari Es Polytron Belleza 3 beberapa waktu lalu, Sophia mengatakan, dirinya bukan termasuk orang yang melihat properti sebagai ajang investasi, bahkan dia mengatakan tidak suka investasi di sektor riil tersebut.

“Saya benci harga properti di indonesia, karena tak sesuai harga yang kita dapat,” tegas perempuan yang mengganti namanya menjadi Sophia Müller ini.

Baca Juga: 3 Alasan Mengapa Properti Bisa Bikin Kaya Raya

Dia memberi contoh, harga rumah di Kemang bisa lebih mahal dibanding rumah di Beverly Hills, Amerika Serikat.

“Itu kan nggak masuk akal menurut saya,” ujar artis kelahiran Berlin, 8 Agustus 1970 ini.

Sophia menjelaskan, tak ada yang salah dengan investasi properti, namun mindset-nya sejak dulu, rumah adalah tempat tinggal bukan ajang investasi.

Baca Juga: Jadi Investor Properti, Taylor Swift Miliki Kekayaan Rp1,2 Triliun

“Saya lahir dan besar di Jerman. Saya membeli rumah dan apartemen di Jerman. Dan saya membeli properti untuk tinggal, bukan untuk mendapat keuntungan berlipat-lipat,” urai putri pasangan Azzizurrahman Latjuba dan Anna Muller ini.

Sophia menuturkan, saat ini dia memilih untuk menyewa sebuah rumah di bilangan Kemang. Dia juga mengaku tak mau keluar uang untuk membeli properti di Jakarta.

Untuk desain rumah, dia tak terlalu mempersoalkan. Menurutnya, desain rumah nomor dua, yang penting fungsional.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

 

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda